Jakarta, TopBusiness – PT CENTREPARK CITRA CORPORA atau biasa disebut Centrepark (CP) sebagai entitas bisnis perparkiran modern dengan menjalankan bisnis perparkiran dengan menyematkan Digitalisasi dalam opersinalnya. CP telah melakukan bisnis perparkiran selama 16 tahun, dengan memulai binisnya semenjak tahun 2009.
TopBusiness.id mendapatkan waktu wawancara khusus dengan Adriatik Harisnanda, Vice President Director dan Chris Haryadi, Chief Financial Officer di kantor CP dibilangan SCBD Sudirman.
Kinerja bisnis perusahaan lokal yang sangat gemilang dalam melakukan bisnis di perparkiran, dan perusahaan ini telah serupa di luar negeri, baik Eropa, USA dan negara maju lainnya.
Ditegaskan Vice President Adriatik Harisnanda, keberadaan kami dalam industri perparkiran sudah terhitung menggeluti bisnis selama 16 tahun, semenjak tahun 2009, dengan memulai di 2 lokasi dengan memberdayakan tenaga kerja lokal sebanyak 75 orang, dan hingga tahun 2024 ini telah mengelola di lebih 650 lokasi di 50 kota seluruh Indonesia.
“Pada awalnya kami beroperasi masih belum tersentuh dengan digitalisasi, dan memasuki tahun 2017 dengan perkembangan era digitalisasi CP telah mengadop pembayaran perparkiran tanpa uang fisik alis telah dilakukan pembayaran Cashless, e-money, payment gate way, lokasi ini yang pertama di Kawasan Gelora Bung Karno,” kata Harisnanda.
Dengan kemajuan teknologi digital, maka pihaknya melakukan inovasi dengan menggunakan teknologi WUZZ Powerd by Centrepark. Keunggulan WUZZ Powerd by Centrepark ini seluruh penguna aplikasi sudah tidak lagi memerlukan tap kartu di area parkir. Bagi kendaraan yang telah memiliki RFID atau stiker WUZZ Powerd by Centrepark tidak perlu lagi menyiapkan pembayaran dengan kartu, akan tetapi sudah otomatis langsung terpotong saldonya. Di teknologi WUZZ Powerd by Centrepark ini yang menggunakan pembayaran yang sudah tertera dan dimiliki oleh seluruh pelanggan perpakiran di seluruh lokasi yang dikelolah CP.
Bahkan lebih luasnya pengguna WUZZ Powerd by Centrepark akan bisa menggunakan teknologi ini, seperti jalan tol seluruh Indonesia. Jika kerja sama dengan seluruh operator jalan tol seluruh Indonesia dapat berjalan, maka WUZZ Powerd by Centrepark akan memberikan solusi bagi operator seluruh Indonesia dalam memberikan kelancaran arus kendaraan di seluruh pintu jalan tol. Sudah tidak ada tap kartu dan juga tidak perlu lagi tap pembayaran, seluruh kendaraan tidak perlu berhenti lagi di seluruh pintu tol. “Harapan kami kerja sama yang diajukan agar segera terealisir agar kemudahan berkendara semakin nyaman, dan hal tersebut sudah dilakukan di luar negeri dan negeri maju,” ujar Harisnanda.
GCG Apik
Cetrepark (CP) sebagai perusahaan yang unggul dalam tata kelola perusahaan atau good corporate governance dan memiliki talent-talent yang mumpuni di bidangnya, serta inovasi perusahaan terus dilakukan agar perusahaan terus bertumbuh memberikan kontribusi besar bagi perusahaan dan juga kesejahteraan karyawan.
Ditegaskan Chief Financial Officer Chris Haryadi, CP perusahaan perparkiran dengan memliki keunggulan dalam mengelola perparkiran dengan berbasiskan dengan Teknologi Digital, dengan keunggulan tersebut menjadikan CP satu-satunya perusahaan dengan meemliki standar operasional yang bisa disandingkan dengan perusahaan serupa dari negara-negara maju, seperti di Eropa, USA dan negara lainnya.
“Keunggulan yang kami lakukan tidak lepas dari penyiapan Human Capital (HC) yang unggul kompeten di bidangnya, seperti dibidang IT, kami siapkan talent-talent kami agar selalu mendapatkan peningkatan kemampuan dibidang penguasaan IT-nya,” ujar Chris.
Hampir 3.000 tenaga kerja kami terus diberikan peningkatan kemampuan dan juga mengikuti sertifikasi di seluruh bidang, baik itu penguasaan di Teknik IT dan juga di management juga kami tingkatkan agar seluruh divisi mendapatkan sentuhan peningkatan kemampuan.
Tentunya seluruh karyawan yang tergabung di CP merasakan sangat puas dan mengabdi sebagai insan perparkiran modern yang di usung CP, jadi kesan bekerja di perparkiran yang agak miring tentunya bagi insan CP tidak demikian, seluruh insan CP dari karyawan paling bawah hingga level direksi sangat bangga dengan citra perusahaan yang menanaunggi seluruh karyawan dan keluarga karyawan.
Apalagi di CP reward dan punishment juga diberlakukan, bagi karyawan dengan prestasi baik tentunya perusahaan akan memberikan reward dan bagi karyawan yang bekerja buruk diberikan penilaian.
“Untuk meningkatkan kinerja karyawan, perusahaan melakukan berbagai kegiatan agar budaya peruasahaan sangat melekat bagi seluruh insan CP. Seperti kegiatan olah raga sesama karyawan dan melakukan berbagai tournamen olah raga agar keakraban antar karyawan dan atasan tidak ada batas serta juga perusahaan juga mengadakan kegiatan antar keluarga karyawan,” tegas Chris Haryadi.
Ekspansi
Pada tahun 2025 ini, pihaknya akan melakukan ekspansi bisnis ke negeri jiran, tepatnya Kuala Lumpur. “Kami akan melakukan akuisisi pengelolaan parkir di KL tersebut, dimana tahap awal kami akan berekspansi di KL ini karena budayanya hampir sama dengan negeri kita. Tentunya ini sebuah nilai tambah bahwa perusahan local dan putra anak bangs ini bisa bersaing di pasar global,” ujar Chris Haryadi.
Dan ekspasi lainnya akan memasuki bisnis EV Charger di seluruh operasional dan juga akan mengembangkan bisnis di bidang security. “Bisnis ini kami rasa masih dalam ranah satu layer dengan perparkiran. Kami akan memebrikan kepercayaan sangat tinggi dengan putra putri bangsa yang bisa ditempatkan bekerja sebagai security di luar negeri, tentunya tahun 2025 ini akan menjadi tahun ekspansi bisnis yang terukur bagi CP merambah bisnis di luar negeri”, tegas Chris.


