Jakarta, TopBusiness – Perumda Delta Tirta Sidoarjo menyadari pentingnya penerapan teknologi digital untuk menunjang kinerja bisnis Perusahaan. Sebab itu, penyedia jasa air minum milik Pemerintah Kabupaten Sidoarjo ini terus melakukan terobosan dibidang layanan dengan memanfaatkan teknologi informasi, salah satunya yakni penerapan sistem aplikasi Pelangi, Pelayanan Pelanggan Mandiri.
“Terobosan inovasi yang kami lakukan ada beberapa yang kami sampaikan yaitu aplikasi Pelayanan Pelanggan Mandiri (Pelangi) memakai handphone,” ungkap Dwi Hary Suryadi saat mengikuti wawancara penjurian TOP BUMD Awards 2025, Kamis (6/2/2025).
Aplikasi tersebut, lanjut Dwi, mulai diaplikasikan pada tahun 2025 dengan fitur unggulannya yakni, pengaduan, pemasangan baru dan laporan pemakaian air.
“Aplikasi Pelangi merupakan sistem layanan yang berfungsi untuk mendukung pemasangan baru, pengaduan dan pengecekan rekening (penggunaan air),” kata Dwi dalam presentasi.
Masih menurut Dwi, manfaat atau dampak penggunaan aplikasi ini yakni mempercepat proses pemasangan baru, sebagai bentuk peningkatan layanan kepada pelanggan. Manfaat berikutnya yakni meminimalisir tunggakan, karena melalui aplikasi tersebut, pelanggan dapat melihat secara real time laporan pemakai air beserta rincian tagihannya.
Masih menurut Dwi, untuk meningkatkan layanan kepada pelanggan, Perumda juga menyediakan system pengaduan call center 24 jam dan media sosial sebagai penunjangnya. “Kita juga ada call center pengaduan 24 jam dan media sosial untuk mempermudah pengaduan pelanggan, yaitu whatsApp, telegram dan Instagram,” tegasnya.
“Ini semua sudah kami lakukan Pak sebagai terobosan dan inovasi kami untuk meningkatkan pelayanan kami kepada pelanggan,” imbuhnya.
Selain aplikasi tersebut, Perumda Tirta Delta Sidoarjo juga memiliki ragam aplikasi lainnya dalam menunjang kinerja layanan perumda, seperti Jsmart (analisis pemakaian air pelanggan serta memfasilitasi pembayaran), Baca Meter (pembaca meter dalam melakukan kontrol dan pencatatan pemakaian air pelanggan) dan lain sebagainya.
Tata Kelola SDM
Dalam presentasinya berjudul Tata Kelola dan Digitalisasi dalam Membangun Kinerja Bisnis dan Layanan, Dwi menjelaskan bahwa Perumda Delta Tirta Sidoarjo berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya (SDM), salah satunya melalui penerapan sistem ERP (Enterprise Resource Planning).
Sistem tersebut, kata Dwi, dapat mencatat segala bentuk aktivitas pegawai yang dilakukan, seperti kedisiplinan dan lain sebagainya.
“Pengembangan SDM yang dilakukan salah satunya adalah dengan menciptakan sistem Delta Tirta ERP yang dapat memonitor pekerjaan yang telah dilakukan oleh pegawai, kedisiplinan pegawai, dan administrasi pegawai,” kata Dwi.
“Hal ini selaras dengan strategi bisnis Delta Tirta yang menerapkan strategi pertumbuhan (Growth Strategy),” lanjutnya dalam presentasi.
Selain itu, lanjut Dwi, dalam meningkatkan kompetensi SDM, baik Direksi, Komisaris hingga pegawai, Perumda Delta Tirta Sidoarjo melakukan berbagai upaya seperti pelatihan dan Pendidikan. “Mengikuti pelatihan Manajemen Air Minum Tingkat Muda, Madya, dan Utama bagi pegawai mulai setingkat Asisten Manajer, setingkat Manajer dan Direksi hingga pengawas,” paparnya.
“Mengikutsertakan pegawai dalam pelatihan yang bersifat teknis dan mengirim 2 (dua) orang pegawai dalam program beasiswa D3 Akatirta Magelang,” lanjutnya.
Tak hanya itu, untuk mengukur kinerja pegawai, Perumda Delta Tirta Sidoarjo juga telah menerapkan sistem manajemen kinerja berdasarkan KPI dan penerapan reward and punishment.
Sistem ini digunakan untuk mengukur kinerja seluruh pegawai mulai staf sampai dengan manajer, sehingga pegawai yang memiliki nilai tinggi akan dipromosikan untuk menduduki jabatan tertentu.
