TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Pertamina akan Garap Blok Migas di Suriname

Albarsyah
12 February 2025 | 14:08
rubrik: BUMN
Pertamina Digital Hub Terbukti Efektif di Libur Nataru

Pertamina Digital Hub (Sumber Foto: Pertamina)

Jakarta, TopBusiness – Pertamina Hulu Energi (PHE) buka-bukaan soal rencana garap blok migas di Suriname. Direktur Eksplorasi PHE Muharram Jaya Panguriseng menjelaskan Pertamina ditawarkan lebih dulu untuk menggarap blok migas di Suriname.

Suriname memiliki cadangan terbukti minyak mentah hingga 89 juta barel dengan perusahaan utamanya yakni Staatsolie, perusahaan minyak utama negara Suriname.

Namun, pihaknya masih menunggu arahan pemerintah soal rencana ini. Padahal penjajakan kerja sama pengelolaan blok migas ini sudah dilakukan sejak tahun lalu.

“Kemarin Suriname juga menawarkan ke kita blok di Suriname, tetapi, tentu saja kita menunggu kebijakan pemerintah,” beber Muharram dalam diskusi yang digelar di The Patra Resort, Badung, Bali, Selasa (11/2/2025).

Menurutnya, pemerintah masih memperhitungkan dampak komponen geopolitik pada rencana penjajakan kerja sama tersebut. Kerja sama bukan hanya bicara berapa banyak minyak yang bisa didapatkan saja.

Kondisi geopolitik yang memanas dikhawatirkan dapat membuat transportasi minyak dari Suriname terhambat. Hal ini masih jadi pertimbangan pemerintah.

“Bukan semata-mata hanya mengenai ada nggak minyak di situ atau tidak. Geopolitik artinya, bisa nggak? Ada gangguan di jalan kalau kita bawa pulang ke rumah? Kalau ada gangguan di jalan, berarti ketahanannya juga masih ada ketergantungan pada kondisi yang kita perhatikan,” papar Muharram.

Pertamina sedang menjajaki kerja sama untuk menggarap blok migas di kawasan Latin, Americas, and Caribia (LAC). Selain Suriname, penjajakan juga dilakukan pada potensi blok migas di Guyana dan Brasil.

Guyana diincar karena akan menjadi negara penghasil minyak terbesar keempat di Amerika Latin setelah penemuan blok Stabroek dengan potensi cadangan mencapai 11 miliar setara barel minyak. Sementara, Brasil memiliki cadangan produksi minyak cair hingga 21,5 tahun dan cadangan produksi gas 28,7 tahun.

BACA JUGA:   Pertamina Hulu Energi dan Pertamina Drilling Teken MoU Pelatihan & Sertifikasi Kompetensi SDM Drilling dan Well Intervention
Tags: pertamina hulu energi
Previous Post

Vale Indonesia Ubah Sampah Plastik Jadi Solusi Hijau di Fasilitas Nursery

Next Post

1.000 Pemimpin Bisnis Mancanegara Siap Hadiri IES 2025

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR