TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Bank BPD Bali Genjot Pertumbuhan dan Pendapatan dari Sektor Pariwisata

Albarsyah
12 February 2025 | 16:26
rubrik: Event
Bank BPD Bali Genjot Pertumbuhan dan Pendapatan dari Sektor Pariwisata

foto: bpdbali.co.id

Jakarta, TopBusiness – Bagi PT Bank Pembangunan Daerah Bali atau disebut Bank BPD Bali sebuah tanggung jawab besar dalam meningkatkan perekonomian daerah secara keseluruhan.

Ditegaskan Direktur Utama Bank BPD BALI, I Nyoman Sudharma, S.H, Bank BPD Bali akan memberikan warna bagi pembangunan perekonomian daerah Provinsi Bali,” kata Nyoman, melalui wawancara penjurian TOP BUMD Awards, secara online di Jakarta, Rabu (12/2/2025).

Selanjutnya, Bank BPD Bali menyatakan dukungannya dalam meningkatkan daya saing pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). “Dukungan nyata kami dalam membangun dan meningkatkan daya saing UMKM menjadikan BPD BALI sebagai Bank Urang Bali”, tegas Nyoman.

Bank BPD Bali memiliki tanggung jawab besar, karena merupakan lembaga perbankan dan kuangan, serta sebagai agen pembangunan. Bank BPD BALI tidak hanya memberikan dukungan pembiayaan semata, tetapi  bertanggung jawab dalam pembangunan perekonomian Provinsi Bali.

Menurut Nyoman, Bank BPD Bali memberikan dukungan besar kepada peningkatan kualitas dan kemampuan para pelaku UMKM di Bali agar terus bertumbuh dan naik kelas ke pentas nasional, bahkan di pasar global.

Sebagaimana, diketahui setelah mengalami Covid-19 yang menumbangkan seluruh perekonomian di Provinsi Bali. Semenjak 2019-2023, seluruh sektor industri hampir seluruhnya tiarap bahkan banyak yang mengalami kematian.

Dikatakan Nyoman, setelah Covid-19 berlalu, seluruh industri di Provinsi Bali mulai menggeliat. Apalagi, Bali sudah menjadi tumpuan yang perekonomiannnya di dukung oleh industri pariwisata. “Jadi setelah berlalunya Covid-19, ini seluruh pemangku kepentingan di Provinsi Bali sudah melakukan inovasi terhadap industri pariwisatanya, dengan dukungan Pemerintah Daerahnya, Bali dijadikan kawasan wisata kesehatan dan heritage,” ungkap dia.

Bank BPD BALI memberikan dukungan pembiayaan kepada seluruh pelaku UMKM mulai dari pengelolaan daerah wisata adat, pengelola wisata desa dan adat, serta dukungan pendanaan untuk pembangunan dan revitalisasi kawasan wisata desa dan adat.

BACA JUGA:   Jakarta Tourisindo Mengemas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Berkelas Dunia

Oleh sebab itu, lanjut Nyoman, kucuran dana kredit bagi sektor UMKM terus mengalami peningakatan. Pada Desember 2023, kucuran kredit sebesar Rp 10.268 miliar dan Desember 2024 Rp 11.689 miliar atau ada kenaikan sebesar 102,35%.

Sedangkan, kucuran kredit usaha rakyat (KUR) juga mengalami peningkatan. Per Desember 2024, KUR-RTP sebesar Rp 1.940 miliar. “Komposisi kredit untuk UMKM dan KUR ini mendapatkan porsi 50 persen dari kredit secara keseluruhan,” imbuh Nyoman.

Bank BPD BALI sukses menggalang dana murah, yaitu dana masyarakat dalam bentuk Tabungan. Komposisi tabungan per Desember 2023, sebesar Rp 15.476 miliar, dan Desember 2024 Rp 17.812 miliar.

Digital Banking

Bank BPD Bali juga memberikan peningkatan layanan bagi seluruh pelaku industri dalam bentuk digital banking, karena sudah menjadi kemutlakkkan bagi industri perbankan di Indonesia. Bank BPD Bali, melalui layanan digital banking telah memberikan peningkatan dan performa bagi perusahaan, karena bisa bersaing dengan perbankan nasional dan bank-bank asing yang beroperasi di Indonesia.

Sebagai contoh, Bank BPD Bali telah memiliki layanan mobile banking, anjungan ATM, agen laku pandai, dan payment gate way, seperti, QRIS, dan internet banking bisnis, serta Balipay.

Perusahaan dilengkapi pula Elektronik Data Center (EDC) yang langsung terhubung dengan jaringan BPDNET Online, BI-RTGS, SKBNI, WESTERN UNION dan SWIFT.

Dijelaskan Nyoman, untuk tata kelola bisnis, Bank BPD Bali telah menerapkan Governance, Risk and Compliance (GRC) dalam seluruh operasinya, dan manajemen anti suap untuk pengadaan barang dan jasa. Selain, lolos uji sertifikasi SNI ISO 37001:2016 dan memiliki sertifikasi keamanan data konsumen SNI ISO/IEC 27001:2013.

Ditambahkan Nyoman, Bank BPD BALI memiliki moto dan budaya kerja dengan CINTA, COMPETENCE: Digital & Culture; Berpikir inovatif, Profesional, Adaptif, Akurat dan Budaya Juang, INTEGRITY: Diciplin Culture;Etika Moral, Jujur, Disiplin, Tangung Jawab, CUSTUMER AWARNESS: Service Culture; Pengalaman pelangan, kedekatan, Tanggap, TEAMWORK: Respect Culture; Loyal, Komunikatif, Kesetaraan.

Tags: Bank BPD Bali
Previous Post

Strategi Bank Sampang Capai TOP 10 BPRS Nasional

Next Post

Melalui BNI Xpora, BBNI Sokong Produsen Tempe Asal Bogor Tembus Ekspor ke 10 Negara

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR