Jakarta, TopBusiness – TH Group Vietnam dikabarkan akan berinvestasi membangun peternakan sapi perah di Indonesia. Pemerintah sudah menyiapkan tiga lokasi strategis untuk investasi tersebut antara lain di Wajo-Sidrap (Sulawesi Selatan), Barito Utara-Barito Selatan (Kalimantan Tengah), Poso di Lembah Napu (Sulawesi Tengah).
“Pemerintah berkomitmen untuk membangun akses jalan yang lebih baik, memastikan pasokan listrik yang stabil, serta menyediakan fasilitas kesehatan dan pendidikan bagi pekerja di sektor ini,” Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman melalui keterangan tertulis, Jumat (14/2/2025).
Amran menegaskan komitmen pemerintah mendukung investasi luar negeri di sektor susu, khususnya dengan mitra terpercaya seperti TH Group Vietnam. Hal itu karena Indonesia masih kekurangan pasokan susu dan daging sapi.
Kementan mencatat saat ini produksi susu segar dalam negeri hanya mampu memenuhi 20 persen kebutuhan nasional. Ada defisit 4,9 juta ton per tahun.
Kondisi ini ditambah kebutuhan susu untuk program Makan Bergizi Gratis sekitar 3,6 juta ton susu. Dengan demikian, ada kebutuhan 8,5 juta ton susu yang masih harus dipenuhi.
“Pemerintah siap memberikan berbagai insentif kebijakan, mulai dari pembebasan bea impor untuk ternak dan peralatan industri susu, hingga skema pendanaan dengan bunga kompetitif serta asuransi usaha peternakan,” ucapnya.
Kementan, kata Mentan, mendukung target swasembada pangan Presiden Prabowo Subianto. Selain membuka investasi asing, Kementan juga berencana mendatangkan 200 ribu ekor sapi perah dan 200 ribu ekor pedaging tahun ini.
