Jakarta, TopBusiness – Sesuai visi dan misi yang diusung, Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Darma Ayu-Indramayu, juga bisa terus meningkatkan performa, baik dari aspek tata kelola manajemen sesuai prinsip Good Corporate Governance (GCG), kinerja usaha, maupun layanan pelanggan. Bahkan BUMD milik Pemkab Indramayu yang dikendalikan Direktur Utama Dr.Ir. H Ady Setiawan,S.H ini, juga konsisten bisa memberikan kontribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD) kepada Pemda Indramayu untuk mendukung berbagai Pembangunan Daerah.
Dengan performa yang tetap terjaga, tahun ini Perumdam Tirta Darma Ayu kembali masuk nominasi dalam penilaian untuk penghargaan “TOP BUMD Awards 2025”. Presentasi dan wawancara penjurian dilakukan pada Jumat (14/02/2025) secara daring melalui aplikasi zoom meeting yang diadakan majalah TopBusiness. Dalam kesempatan ini, Tim Perumdam Tirta Darma Ayu membawakan materi presentasi berjudul “Fokus Akselerasi Peningkatan Kapasitas Produksi Melalui Alternatif Financing Program”.
Materi presentasi disampaikan Kepala Litbang, Yayah Khaeriyah, S.T bersama tim. Tim yang turut hadir, di antaranya Manajer Bid.Produksi, Supriyadi, S.T., SVP. Teknologi Informasi & Data Pelanggan, Jaka Purnadi, S.E., Kepala SPI, Sutoni, S.H., Manajer Bidang SDM, Heddy Kelana, S.H., Manajer Keuangan, Diana, Manajer Bidang Humas & Kesekretariatan, Hj. Nurlena, S.E. Sedangkan juri penilai terdiri; DR.Ir. Sigit Adjar Susilo -LKLN Asta Cita yang juga Dewan Pengawas Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK), DR. Melani Harriman – Ceo Melani K Harriman & Associate, Dwinda Ruslan -Yayasan Pengembangan Keuangan Mikro -Pakem)-serta Benyamin De Haan, Senior Advisor MSI Group, yang dimoderatori oleh Ahmad Chury (MSi Group).
Presentasi diwalai dengan pengenalan perusahaan, visi dan missi Perusahaan, strategi inovasi untuk keberlaniutan melalui inobvasi digital, capaian kinerja perusahaan dalam dua tahun terakhir pasca pandemi Covid-19. Tak hanya layanan, namun juga aspek manajemen, financial (kinerja keuangan), dan terobosan lainnya.
Perusahaan memiliki visi utama yakni “Menjadikan Perumdam Sebagai Korporasi Pelayanan Publik Yang Unggul, Berkualitas Dan Berkelanjutan”,. Sedangkan misi yang di emban BUMD ini : Pertama, Mengembangkan cakupan pelayanan dengan meningkatkan sarana dan prasarana infrastruktur air minum sesuai kaidah teknis dan Inovasi teknologi yang berkelanjutan. Kedua, Meningkatkan Kapasitas Kelembagaan berbasis SDI menuju Standart Pelayanan Publik dan Mampu menyumbang PAD. Ketiga, Membangun Akselerasi Kemitraan Aliansi Korporasi Strategis yang memiliki Value dan Reveneu. Keempat – Menambah daya saing Kabupaten Indramayu melalui Layanan Air siap Minum , Daur Ulang air , RPAM.
Secara umum, tingkat kinerja Perumdam Tirta Darma Ayu pada tahun 2023 hingga 2024 masuk kategori sehat dan berkinerja baik. Berdasarkan penilaian Indikator Kinerja berdasarkan Direktorat Air Minum Dirjen Cipta Karya Kementerian PUPR, ringkasan tingkat kinerja mendapat nilaio 3,28 (Sehat), naik tahun sebelumnya (3.18 tahun 2022). Sedangkan berdasarkan indikator penilaian Kepmendagri no. 47 tahun 1999, pada tahun 2024 mendapatkan nilai 67,15 (Baik) naik dari tahun 2022 sebesar 61.80.
Adapun jumlah pelanggan saat ini sebanyak 157.730 dengan cakupan layanan (administrasi 24, 50%) dan teknis 28,05 (%). Tercatat cakupan pelayanan pelanggan sejak tahun 2022 terus meningkat, dari 23,19 % di tahun 2022 menjadi menjadi 24,50 % (administrasi).
Kualitas produksi air juga telah memenuhi syarat yang ditetapkan sesuai Permenkes No. 492/MENKES/PER/IV/2010 : dengan rata-rata jam layanan 23,96 jam/hari . “Dari sisi peluang pengembangan jumlah pelanggan masih besar, mengingat cakupan layanan yang masih terbilang rendah. Sementara ketersediaan air baku untuk pengembangan cakupan layanan juga masih tersedia yang juga terus kita tingkatkan. Nah kita akan lakukan akselerasi melalui solusi aliansi atau bekerja sama dengan mencari mitra atau investor,” ujar Yayah Khaeriyah, S.T
Ditambahkan, dari sisi usaha hal ini sangat memungkinkan karena kebutuhan sambungan baru yang masih tinggi. Apalagi sebagian besar wilayah Indramayu yang berdekatan dengan pantai laut, di mana kondisi air tanahnya payau, sehingga sangat butuh air bersih dari PDAM ini. Sesuai ketentuan pemegang saham, untuk proporsi orientasi usaha, 55 % untuk laba. “Dengan proporsi orientasi usaha : 55 % laba, ini menjadi peluang usaha. Tentu juga tetap memperhatikan aspek layanan publik atau sosial yang sejalan dengan visi-misi Pemerintah Kabupaten Indramayu untuk memberikan layanan terbaik bagi masyarakat,” ujarnya.
Dari sisi bisnis, pasca pandemi Covid-19, perusahaan juga terus membukukan kinerja yang meningkat. Tercatat untuk kinerja keuangan, perusahaan di tahun 2021 mencatatkan pertumbuhan kinerja sebesar 0,43 % dimana ditahun 2021 berhasil membukukan pendapatan sebesar Rp 144,139 miliar. Kemudian di tahun 2023 nilai pemnjualan atau pendapat naik mencapai Rp 176.984.233.358 dan tahun 2024 kembali meningkat mencapai Rp 224.146.239.105.
Hal lain yang juga membanggakan, sebagai upaya dalam mendukung pembangunan daerah di Kabupaten Indramayu, Perumda Tirta Darma Ayu juga konsisten dalam menyetorkan deviden untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD). Dimana di tahun 2021 PAD yang disetorkan sebesar Rp 1.793.662.907. Tahun 2023 menanjak menjadi Rp 3.353.105.444, tahun 2023 naik sebesar Rp 3.720.779.185 dan tahun 2024 kembali meningkat singnifikan menjadi Rp 5.052.820.361.
“Perusahaan telah memberikan kontribusi terhadap fiskal pemerintah pusat maupun daerah. Nilai penyetoran pajak pada Pemda sebesar Rp 3.625.123.000,- berupa pajak air permukaan, tanah dan PBB. Selain itu perusahaan menyetorkan bagian laba (Deviden) sebesar Rp 3.720.779.185,-. Untuk pemerintah pusat Perusahaan telah penyetoran pajak sebesar Rp 2.996.532.117,-,” terangnya.
Terkait survei kepuasan pelanggan, hal ini juga sudah dilakukan Tim Perumdam Tirta Darma Ayu , Misalnya yang dilakukan di tahun 2020, Perumdam Tirta Darma Ayu meraih kepuasan pelanggan terhadap keluhan dengan presentasi 61,30%. Meraih kepuasan terhadap kenyamanan kantor dengan presentase 52,71%. Kepuasan pelangggan terhadap Kemudahan informasi adalah 42,64%, Kepuasan terhadap kualitas (kejernihan) adalah 50,39%, dan aroma (bau) air sebanyak 49,22% dan Kepuasan terhadap kontinyuitas sebanyak 46,12%.
Adapun hasil survey tahun 2023, nilai Indeks Kepuasan Konsumen (IKM) mendapat angka 72 termasuk kategori BAIK. Kualitas air berpengaruh positif dan signifikan dengan tingkat sedang terhadap kepuasan pelanggan. Variabel kualitas air dengan variable kepuasan pelanggan memiliki hubungan yang kuat sedang dengan nilai 0,554 4. Variabel pelayanan dengan variable kepuasan pelanggan memiliki hubungan yang kuat dengan nilai 0,655.
Manajer Bid.Produksi, Supriyadi mengatakan , terobosan dan inovasi juga terus dilakukan untuk layanan pelanggan. Di antaranya untuk menambahkan kapasitas air, dilakukan pengembangan SPAM air curah Kuningan, kapasitas 405 lt/detik. Se;lain itu, juga adanyaIPA Kepandean dengan kapasitas 50 lt/detik. Sementara untuk mengejar jumlah cakupanm pelanggan, juga mendapat program pemasangan sambungan baru 10.000 SR melalui program Hibah Air Minum perkotaan (MBR) Tahun 2023. “Perusahaan juga terus berkomitmen menekan tingkat Non Water Revenue (NRW) yang saat ini mencapai 27,36 %,” ujarnya.
Strategi lainnya dalam upaya untuk meningkatkan kinerja bisnis perusahaan dalam layanan adalah dengan melakukan transformasi digital serta peningkatan kualitas SDM. Hal ini menjadi sangat penting mengingat Perumdam Tirta Darma Ayu merupakan perusahaan BUMD yang mengharuskan adanya pelayanan publik yang prima. Strategi transformasi digital yang dilakukan terutama adalah bagaimana teknologi bisa makin membantu dan memudahkan perusahaan menjangkau layanan masyarakat yang lebih baik lagi.
Dalam hal ini di antaranya telah diterapkan untuk sistem menajemen dengan aplikasi Enterprise Resource Planning (ERP). Terutama untuk menangani sistem administrasi di PDAM Tirta Darma Ayu. Mulai dari penginputan data hingga penyediaan Informasi akhir guna menunjang peningkatan performa dari PDAM Tirta Darma Ayu. Beberapa fitur unggulan : ada Inventory, Pengadaan, manajemen SDM, Keuangan, hingga billing system.
Manfaat atau dampak untuk Perusahaan, antara lain adanya Otomasi dan integrasi data operasional secara real time di kantor pusat dan semua unit. Kemudahan bagi seluruh pegawai untuk mengakses data kepegawaian. Mengurangi kesalahan dalam perekapan absensi. Perhitungan prestasi dan kinerja karyawan dari presensi, penilaian karya, lembur dan kepatuhan, serta menjadikan sebagai KPI pegawai.
Selain itu juga adanya kecepatan penyediaan informasi dan laporan yang dibutuhkan untuk pengambilan keputusan. Efisiensi dan kemudahan dalam proses penggajian, pembuatan laporan kepegawaian dan keuangan. Kemudahan pencatatan transaksi jurnal, keuangan, penggajian, aset dan laporan yang valid serta dapat dipertanggungjawabkan. Juga adanya sistem kontrol dalam kepegawaian dan keuangan yang lebih akurat untuk mengurangi terjadinya kesalahan pada saat melakukan entry data.
Editor: Agus H
