Jakarta, TopBusiness – PT Jamkrida NTT terus-menerus memberikan kebermanfaatan bagi pembangunan Nusa Tenggara Timur (NTT), dan berkontribusi besar dalam perekonomian masyarakat.
Ditegaskan Direktur Operasional, Octaviana F. Mae, Jamkrida NTT akan terus memberikan kebermanfaatan bagi pembangunan perekonomian NTT. “Sebagai perusahaan daerah harus bisa memberikan kontribusi besar dalam membangun perekonomian NTT secara keseluruhan,” kata dia.
Selain itu, meningkatkan kemampuan perbankan daerah guna memberikan dukungan pembiayaan di seluruh sektor, terutama meningkatkan kemampuan sektor UMKM sebagai usaha yang paling besar di negeri ini. “UMKM ini sangatlah kuat dengan berbagai situasi dan kindisi. Semoga Jamkrida NTT terus memberikan inovasi agar NTT terdepan dalam membangun bisnis daerah untuk mendukung perekonomian nasional”, tegas Octaviana pada Dewan Juri TOP BUMD Awards Jumat (14/2/2025) pekan lalu.
Sebagai lembaga penjaminan kredit di NTT dalam memberikan layanan operasinal bisnis pun dengan menerapkan teknologi digital terintegrasi, maka perusahaan daerah NTT tersebut membukukan, bahkan target laba terlampaui. Capaian itu terlihat dengan kinerjanya, laba di tahun 2023 sebesar Rp 13.617 miliar dan tahun 2024 mengalami peningkatan sebesar Rp 14.979 miliar dengan peningkatan 10 persen.
Terobosan dan Inovasi pemasaran
Dalam rangka meningkatkan pendapatan yang sangat inovatif, Jamkrida NTT melakukan promo-promo yang sangat menarik bagi selruh nasabah, memberikan cash back tunai dan voucer belanja bagi debitur yang mengajukan kredit konsumtif di Bank NTT.
Peningkatan pelayan berbasiskan digital
Jamkrida NTT telah memberikan layanan digital secara penuh dan terintegrasi. Hal ini akan memberikan kemudahan bagi mitra bank NTT dan di luar bank NTT. Pun, telah dilakukan kerjasama bagi bank lain.
Ada juga aplikasi JEANS (Jamkrida NTT Enterprise and Network System) ini mempermudah proses kredit secara host to host dan memberikan kemudahan tanpa harus antre ke bank dan sudah dilayani melalui digital.
Aplikasi JEANS dapat digunakan sebagai sarana proses bisnis penjaminan dan akuntasi, serta dikembangkan sebagai pengelolaan umum.
Selanjutnya mengenai human capital. SDM dengan konsep frame work, sistem pengelolaan SDM terintegrasi yang terdiri dari database informasi karyawan, manajemen pelatihan dan pengembangan karyawan, manajemen kinerja, serta menambah porsi kesejahteraan karyawan melalui program tunjangan hari tua.
