Jakarta, TopBusiness – Kinerja apik bisnis, PT BPR Tugu Artha Sejahtera atau BPR Tugu Artha Sejahtera dalam memberikan warna untuk membangun perekonomian Kota Malang. Ini terlihat dari dukungan penuh kepada pengusaha UMKM melalui perhatian khusus.
Ditegaskan Direktur Utama Nyimas Nunin Anisah Baidury, pihaknya mempunyai team work yang solid dengan melakukan inovasi dan kreatif agar BPR Tugu Artha Sejahtera terus tumbuh dan berkembang. Serta memberikan kontribusi besar dalam membangun perekonomian Kota Malang.
“Kami sebagai salah satu pelaku usaha milik Pemkot Malang terus berupaya mendukung perekonomian menjadi terbaik di daerah dan berkontribusi dalam pembangunan nasional,” tegasnya pada Dewan Juri TOP BUMD Awards, di Kamis (13/2/2025) lalu.
Usaha UMKM Kota Malang berpotensi naik kelas di pentas nasional dan pasar global, lantaran sebagai kawasan wisata unggulan se-Nasional dan banyak pertumbuhan usaha produk makanan dan infrastruktur, sektor properti perumahan dan kawasan wisata berbasiskan kerakyatan sehingga menjanjikan terus bertumbuh.
Keberadaan BPR Tugu Artha Sejahtera sangat memberikan dukungan positif bagi usaha UMKM. Itu terlihat pada tahun 2023, telah menyalurkan kredit sebasar Rp 35,060 miliar dan tahun 2024 sebesar Rp 35,444 miliar, dan penghimpunan tabungan masyarakat (2023) sebesar Rp 9,117 miliar, (2024) sebesar Rp 10,622 miliar.
Sementara, laba 2023 sebesar Rp 7,059 miliar dan tahun 2024 (Rp 8,422 miliar) dan laba bersih tahun 2023 (Rp 1,581 miliar), tahun 2024 (Rp 1,970 miliar).
Ada 3 sektor pelaku ekonomi terbesar di Kota Malang ini seperti:
1. sektor ekonomi bukan lapangan usaha lainnya, ini masuk golongan mayoritas jenis kredit ASN sebesar 22,04%,
2. pelaku usaha konstruksi perumahan sederhana tipe 22 s/d 70, ini termasuk dalam kelompok mayoritas jenis kredit multiguna dan sindikasi sebenyak 15,3%,
BPR Tugu Artha Sejahtera sebagai perusahaan milik daerah Kota Malang turut memberikan konstribusi dalam penyetoran dividen sebagai masukan kepada PAD. Tahun 2020 sebesar Rp 331,520 juta, tahun 2021 (Rp 341,012 juta), tahun 2022 (Rp 743,197 juta), tahun 2023 (Rp 868,574 juta), dan target untuk tahun 2024 sebesar Rp 1.083.331.749.
Layanan Digital Banking
Digital Banking sudah menjadi keharusan bagi seluruh bisnis perbankan, oleh sebab itu bagi BPR Tugu Artha Sejahtera telah membangun layanan digital trasnformasi terintegrasi dalam memberikan layanan prima bagi seluruh nasabah.
Adapun besutan digital yang dibangun:
1. Aplikasi Mobile Collection, dimana aplikasi ini perangkat mobile untuk penerimaan tarnsaksi setoran nasabah, dimana aplikasi ini langsung terintegrasi secara online dengan core banking system pada teller,
2. Aplikasi Pengajuan kredit, Permohonan Informasi dan Pengaduan online, dimana aplikasi ini dapat memberikan berbagai informasi pengajuan online dan pengaduan secara online melalui webside Tugu Artha dan juga terkoneksi webside Pemkot Malang,
3. Aplikasi Virtual Account, dimana aplikasi ini transaksi setoran langsung masuk ke rekening nasabah tanpa melalui teller,
4. Aplikasi EKTP dengan aplikasi ini para nasabah dapat memastikan KTP asli yang terdaftar secara digital.
