TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Salip Target 2024, KIJA Gaet Marketing Sales Capai Rp3,19 Triliun

Busthomi
21 February 2025 | 14:12
rubrik: Capital Market
Pengembang Jababeka Akui Gagal Bayar, Ini Tanggapan BEI

FOTO: TopBusiness

Jakarta, TopBusiness – PT Jababeka Tbk (IDX: KIJA) merealisasikan Rp3,19 triliun penjualan pemasaran real estat (marketing sales) untuk tahun 2024, meningkat 28% dibandingkan target awal Rp2,5 triliun.

Hal ini seperti disampaikan oleh Corporate Secretary KIJA, Muljadi Suganda dala keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia, Jumat (21/2/2025).

Kata dia, pada paruh kedua 2024, KIJA merevisi targetnya menjadi Rp3 triliun, didorong oleh kinerja yang kuat pada saat itu serta pipeline yang solid.

“Pencapaian penjualan akhir ini melebihi target yang telah direvisi sebesar 6% dan melampaui 44% dari marketing sales FY23 yang tercatat sebesar Rp2,21 triliun,” kata dia.

Pada tahun 2024, lanjutnya, marketing sales dari Cikarang mencapai Rp942,9 miliar atau meningkat 3% dibandingkan tahun 2023. Hal ini didapat dari lahan seluas 15,4 hektar.

Kemudian, pencapaian ini terutama berasal dari penjualan tanah matang kawasan industri senilai Rp478,7 miliar dengan lahan seluas 11,9 hektar.

Sementara, sebut Muljadi, untuk produk tanah dan bangunan sebesar Rp464,2 miliar, berasal dari bangunan pabrik (Standard Factory Building) dan produk residential komersial masing-masing sebesar Rp215,4 miliar dan Rp248,8 miliar.

Perlu diketahui, dari kawasan industri yang totalnya mencapai Rp694 miliar berasal dari investor domestik 78% dan sisanya 22% berasal dari investor asing (terutama dari China). Penjualan tunggal terbesar adalah penjualan lahan seluas 4 hektar kepada sebuah perusahaan Indonesia di sektor data center.

Kemudian, Kendal menyumbang marketing sales sebesar Rp2,14 triliun dari 135,9 hektar lahan di tahun 2024, meningkat sekitar 73% dibandingkan tahun 2023 sebesar Rp1,24 triliun.

“Di Kendal, investor asing, yaitu dari Hong Kong, China, dan Korea Selatan mendominasi dengan kontribusi nilai sebesar 91% di tahun 2024, sedangkan investor domestik menyumbangkan sisanya sebesar 9%,” ungkap dia.

BACA JUGA:   Indeks di Awal Pekan Tersentuh Ambil Untung

Dua pembeli lahan terbesar di Kendal pada tahun 2024 adalah perusahaan asal China dari sektor industri ban dan otomotif, yang masing-masing membeli lahan seluas 49 hektar (dalam 2 transaksi terpisah) dan 12,7 hektar.

Terakhir, Tanjung Lesung dan produk lainnya menambahkan marketing sales sebesar Rp101,9 miliar pada tahun 2024. Ini juga meningkat 77% dibandingkan tahun 2023.

“Untuk tahun ini, target penjualan pemasaran Jababeka mencapai Rp3,5 triliun,” kata dia.

Dari angka tersebut, sebesar Rp1.250 miliar dari target tersebut terdiri dari Cikarang dan lainnya yang terdiri dari penjualan tanah matang dan produk industri sebesar Rp800 miliar, dan produk residensial dan komersial sebesar Rp450 miliar, termasuk Perusahaan Patungan.

Sisanya sebesar Rp2,250 miliar berasal dari Kendal, yang seluruhnya merupakan produk industri.

Tags: KIJAPT Jababeka Tbksektor kawasan indsutri
Previous Post

Shopee Ajak Para Kreator Rayakan Kemeriahan Bulan Suci Lewat Ramadan Competition

Next Post

Hoaks! Tidak Ada 18.000 Pegawai Kementerian PU yang Dirumahkan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR