TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Belanja Global 6 Komoditas Muslim Bisa USD3,1 Triliun

Achmad Adhito
26 February 2025 | 08:48
rubrik: Business Info
BPRS Mojokerto, Beri Kemudahan Layanan untuk Gaet Segmen Milenial

Ilustrasi Islamic Finance---IST

Jakarta, TopBusiness—Peluang perkembangan sektor industri pakaian muslim diperkirakan tumbuh pesat pada tahun mendatang, sejalan dengan berkembangnya pasar ekonomi Islam di dunia.

Laporan State of Global Islamic Economy 2023-2024 yang dirilis oleh Lembaga Dinar Standard menyebutkan bahwa pengeluaran konsumen muslim terhadap enam sektor komoditi dapat menembus USD3,1 triliun pada tahun 2027.
 
Nilai belanja ini tumbuh 4,8 persen dalam lima tahun, jika dibandingkan 2022 yang hanya USD2,29 triliun. Hal itu dikatakan Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka, Kementerian Perindustrian RI (IKMA Kemenperin), Reni Yanita, dalam keterangan resmi (25/2/2025).

Adapun enam komoditas sektor ekonomi Islam yang diperkirakan tumbuh pesat tersebut, yaitu makanan, fesyen, media dan rekreasi, travel, farmasi, serta kosmetik,” tuturnya.
 
Lebih lanjut, menurut Reni, sektor fesyen muslim menempati posisi kedua tertinggi. “Selain itu, konsumsi fesyen muslim di dunia juga diprediksi tumbuh, dan pada tahun 2027 diprediksi mencapai USD428 miliar,” sebutnya.
 
Adapun proyeksi konsumsi barang/jasa halal di Indonesia pada tahun 2025, diperkirakan mencapai USD330,5 miliar. 

“Sementara untuk produk pakaian jadi menduduki posisi tertinggi kedua yang dikonsumsi di pasar syariah Indonesia.”
 
“Dengan adanya peluang pasar dan perkembangan industri fesyen muslim saat ini, kita harus optimistis untuk memaksimalkan penguasaan pasar domestik maupun meningkatkan daya saing kita di pasar global,” papar Reni.

Ia menambahkan, “Kita bisa jajaki negara dengan konsumsi fesyen muslim terbesar seperti Iran, Turki, Arab Saudi, Pakistan dan Mesir sebagai negara tujuan ekspor yang potensial.”

BACA JUGA:   Ini Kemampuan RATA Menguji Emisi Industri
Tags: belanja komoditas muslimbusana muslimkemenperin
Previous Post

Harga Rumah di Yogya dan Denpasar Naik Tertinggi

Next Post

IHSG di Sesi Pembukaan Terlihat Menguat

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR