Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di PT Bursa Efek Indonesia hingga sesi penutupan perdagangan diperkirakan sideways hari ini.
Melalui website samuel.co.id, daily report Samuel Sekuritas Indonesia, Rabu (5/03/2025) memperlihatkan judul IHSG Diperkirakan Sideways Hari Ini.
Pasar saham AS ditutup melemah pada Selasa (4/3). Dow -1,55%, S&P 500 -1,22%, Nasdaq -0,35%. Pasar AS ditutup melemah akibat sentimen negatif dari kekhawatiran perang dagang setelah Trump menaikkan tarif impor.
Pasar komoditas bergerak mayoritas melemah Selasa kemarin. Harga minyak WTI -0,16% ke level USD 67,88/bbl, harga minyak Brent -0,81% ke level USD 71,04/bbl, harga batubara +0,63% di level USD 103,6/ton, dan CPO -3,01% ke level MYR 4.349. Harga emas terpantau menguat 0,87% ke level USD 2.918/oz.
Bursa Asia ditutup relatif melemah Selasa kemarin (4/3). Kospi -0,07%, Hang Seng -0,28%, Nikkei -1,34% dan Shanghai +0,22%.
IHSG ditutup melemah 2,14% ke level 6.380,4. Investor asing kemarin mencatatkan keseluruhan net buy sebesar Rp 595,3 miliar. Di pasar reguler, investor asing mencatatkan net buy Rp 310,3 miliar, dan pada pasar negosiasi tercatat net buy asing Rp 285,0 miliar. Net sell asing tertinggi di pasar reguler dicetak oleh PTRO (Rp 53,2 miliar), MDKA (Rp 52,1 miliar), dan BREN (Rp 44,8 miliar). Net buy asing tertinggi di pasar reguler dicatatkan BBRI (Rp 175,9 miliar), BBCA (Rp 161,3 miliar), dan BMRI (Rp 79,9 miliar). Top leading movers emiten BBCA, AMRT, CASA, sementara top lagging movers emiten AMMN, TPIA, BREN.
Pagi ini, Kospi dibuka menguat 0,88% dan Nikkei mencatatkan 0,19%. “Kami memperkirakan IHSG bergerak sideways, didorong sentimen beragam dari pasar regional,” demikian tertulis di website.
