TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Raup Laba Bersih Rp1,17 Triliun, SIDO Targetkan Pertumbuhan 10% di 2025

Busthomi
7 March 2025 | 15:09
rubrik: Capital Market
Penjualan Naik 14,7%, SIDO Raup Laba Rp608 Miliar

FOTO: Istimewa

Jakarta, TopBusiness – PT Industri Jamu Dan Farmasi Sido Muncul Tbk (IDX: SIDO), produsen jamu terbesar di Indonesia, membukukan kinerja solid sepanjang tahun 2024. Hal ini didorong oleh pertumbuhan volume, ekspansi pasar berkelanjutan, dan inovasi produk, serta memperkuat posisinya sebagai pemimpin industri herbal di Indonesia, di tengah tantangan ekonomi makro.

Perusahaan mencatat penjualan bersih selama tahun 2025 sebesar Rp3,92 triliun, meningkat 10% secara tahunan, ditopang oleh kinerja yang kuat di seluruh segmen: Herbal & Suplemen (+6% YoY), Makanan & Minuman (+18% YoY) serta Farmasi (+10% YoY). 

Sementara marjin laba bruto meningkat menjadi 59%, mencerminkan efisiensi operasional, skala ekonomi, dan harga bahan baku segmen makanan & minuman yang lebih rendah.

Laba operasi melonjak 24% menjadi Rp1,47 triliun, didorong oleh volume penjualan yang lebih tinggi dan manajemen biaya yang efektif.

“Adapun untuk laba bersih juga tumbuh 23% menjadi Rp1,17 triliun, dengan marjin laba bersih menjadi 30%, mencerminkan efisiensi biaya dan leverage operasional,” ujar keterbukaan informasi di BEI, Jumat (7/3/2025).

Neraca SIDO tetap kuat, dengan posisi bebas utang dan saldo kas yang sehat sebesar Rp856 miliar, memperkuat ketahanan perusahaan dan mendukung ekspansi di masa depan.

Untuk penjualan internasional juga terus menunjukkan tren positif, berkontribusi 7% dari total pendapatan, dengan pertumbuhan 36% secara tahunan.

Ekspansi strategis ke Asia Tenggara dan Afrika, disebut laporan itu, akan semakin memperkuat penetrasi multi-channel, kehadiran merek yang lebih mendalam, dan peningkatan adopsi konsumen.

“Dan kontribusi penjualan internasional SIDO meningkat lebih dari tiga kali lipat sejak FY20. Ini menunjukkan strategi ekspansi global yang sukses dan berkelanjutan,” tuturnya. 

Inovasi produk tetap menjadi pilar utama pertumbuhan SIDO. Pada tahun 2024, perusahaan meluncurkan sepuluh produk baru, termasuk Tolak Angin Cair untuk Batuk, berbagai Sido Muncul Natural Supplements, serta varian baru F&B, sesuai dengan tren kesehatan konsumen.

BACA JUGA:   Kuartal I-2021, Laba Bersih BTN Melambung hingga 36,75%

“Untuk 2025 ini, SIDO akan memperluas jaringan distribusi, memperkuat penetrasi pasar, dan mempercepat inovasi produk,” sebut laporan itu.

Dan, katanya, perusahaan optimis mencapai pertumbuhan 10% dalam penjualan dan laba bersih, dengan memanfaatkan ekuitas merek yang kuat, posisi keuangan yang solid, dan komitmen terhadap inovasi.

“Perusahaan tetap berada pada posisi yang kuat untuk menangkap peluang di pasar herbal dan kesehatan konsumen yang terus berkembang, untuk menciptakan nilai jangka panjang bagi pemegang saham,” pungkas.

Tags: laba bersihPT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul TbkSIDO
Previous Post

Proyek DME Akan Dibiayai BPI Danantara

Next Post

Dorong Akselerasi Keuangan Digital, BMRI Catat Lonjakan 10 Kali Lipat di Livin’ Investasi

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR