Jakarta, TopBusiness—Penyerapan lahan industri di masa depan akan terus didominasi oleh industri berbasis teknologi, seperti pusat data dan manufaktur kendaraan listrik. “Selain sektor kendaraan listrik, industri otomotif konvensional tetap aktif, dengan total transaksi sekitar 30,37 hektar di enam kawasan industri,” kata ahli properti dari Colliers Indonesia, Ferry Salanto, dalam laporan riset terbaru (18/3/2025).
Dalam kurun waktu sepuluh tahun terakhir, penjualan dan aktivitas sewa-menyewa lahan industri di kawasan Greater Jakarta mencatat rekor tertinggi. Pada tahun 2024, total transaksi mencapai 427,06 hektar, hampir menyamai pencapaian tahun 2014. Jika dibandingkan dengan total transaksi tahun 2023, terjadi kenaikan hampir dua kali lipat.
Penjualan lahan industri pada kuartal keempat tahun 2024 menunjukkan kinerja yang solid, memberikan dorongan positif bagi pasar lahan industri secara keseluruhan. Tren pertumbuhan ini diperkirakan akan berlanjut dalam beberapa tahun mendatang.
Tahun ini, harga telah mengalami penyesuaian di beberapa kawasan industri dan tampaknya mulai stabil.
“Namun, untuk kawasan yang baru dikembangkan, dan saat ini menawarkan harga kompetitif, memiliki potensi kenaikan harga yang signifikan, terutama jika tren penyerapan terus menunjukkan pertumbuhan yang positif.”
