Jakarta, TopBusiness – PT MMS Group Indonesia atau MMSGI terus melakukan diversifikasi bisnis berkelanjutan, sebagai langkah untuk menciptakan pendapatan non fosil menjadi 50 persen di 2032. Dengan begitu, sudah dapat dipastikan bahwa perusahaan akan selalu sejalan dengan program tanggung-jawab sosial perusahaan alias CSR.
Dalam konteks untuk menciptakan program bisnis berkelanjutan di masa depan, perusahaaan telah meletakan pondasi ESG. ESG sendiri singkatan dari environmental, social, and governance sebagai kerangka kerja yang digunakan untuk menilai dampak suatu perusahaan terhadap lingkungan, kontribusi sosial, dan bagaimana perusahaan tersebut dikelola, dengan fokus pada keberlanjutan dan tanggung jawab sosial.
“Jadi, secara singkat kami ini adalah perusahaan 100 persen PMDN (Penanaman Modal Dalam Negeri) yang awalnya, sangat kuat pandasinya di coal dan hospitality. Namun untuk ke depannya, kami berkomitmen untuk berdiversifikasi bisnis berkelanjutan yaitu ekosistem energi bersih dan hilirisasi nikel, serta property juga,” kata Akhmad Hamzah selaku Divisi Head Sustainability and Projects kepada Dewan Juri TOP CSR Awards 2025, dalam sesi pemaparan materi presentasi bertema Staying the Path: Maximizing Impact 2024 MMSGI’s Journey, secara daring melalui aplikasi zoom meeting, di Jakarta, hari ini.
Bahkan dirinya menegaskan, pihaknya memposisikan prinsip ESG dalam rangka meraih inisiatif-inisiatif program CSR tanpa mengabaikan dari visi-misi perusahaan itu sendiri.
“Komitmen kami, ini untuk menjadikan kontribusi pendapatan non fosil menjadi 50 persen di 2032 yaitu ada direction secara group, serta kami juga baru saja me-reframe narasi group dan core value, salah satunya, ada ESG sebagai salah satu fondasi utama di kegiatan dan operasional group.”
Akhmad sendiri mengklaim bahwa upaya-upaya yang dilakukan perusahaan adalah selaras dan katalisator dalam rangka menggapai visi-misi.
“Nah melihat visi-misi kami, ini cukup konsisten. Kenapa kami menghasilkan ESG? Karena, awal visi dari 2015, itu kita sudah menjadi perusahaan yang memberikan solusi inovatif. Di misi kita juga memberikan dampak positif terhadap masyarakat dan lingkungan. Ada social and environment-nya di situ. Ada juga tempat kerja yang menyenangkan untuk bekerja dan berusaha. Ini mencakup komponen sosial yang internal, serta menjadi mitra bisnis berdasarkan prinsip saling percaya dan menguntungkan. Buat kami, ini adalah core value untuk tata kelola kami, ketika menjalankan bisnis bersama,” papar dia.
Sebagaimana diketahui, visi MMS Group Indonesia adalah menjadi perusahaan yang berkembang dan tangguh yang memberikan solusi inovatif. Sementara, misinya yaitu pertama, memberikan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan. Kedua, tempat kerja yang menyenangkan untuk bekerja dan berusaha, dan ketiga, adalah menjadi mitra bisnis berdasarkan prinsip saling percaya dan saling menguntungkan.
MMSGI sendiri memiliki 3 pilar bisnis, yaitu MMS Resources, MMS Land, dan MMS Solution dengan lokasi operasional yang tersebar ke seluruh Indonesia.
Menurut Akhmad, dengan keberlanjutan sebagai nilai utama bisnis, kami telah membangun fondasi yang kokoh dalam ESG, memastikan ketahanan dan pertumbuhan jangka panjang.
Melalui 3 pilar ini, MMSGI memiliki visi untuk terus mendukung agenda strategis Indonesia termasuk agenda Indonesia Net Zero 2060 demi masa depan yang lebih baik dan menjadi perusahaan dengan bisnis berkelanjutan yang terpercaya.
