TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Kini RI Punya 34 Pabrik Aspal Buton

Achmad Adhito
31 March 2025 | 00:10
rubrik: Business Info
Dilanjutkan, Uji Coba Aspal Plastik di Maros

Ilustrasi Pengaspalan (Sumber: Tirto.id)

Jakarta, TopBusiness—Saat ini, terdapat 34 pabrik pengolahan aspal Buton di Indonesia yang tersebar di Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, dan Nusa Tenggara Barat. Itu dengan total kapasitas produksi mencapai 1,5 juta ton atau setara dengan 324.000ton aspal minyak.

Pabrik-pabrik ini mampu menghasilkan lima jenis produk aspal Buton, yaitu B5/20, B50/30, CPHMA, Pracampur, dan ekstraksi murni.
 
“Namun, tingkat utilisasi industri ini masih rendah, di mana dalam empat tahun terakhir, pemanfaatan setiap jenis produk belum pernah mencapai 15 persen,” ungkap Direktur Jenderal Industri Kimia, Farmasi dan Tekstil Kementerian Perindustrian RI (IKFT Kemenperin), Taufiek Bawazier (30/3/2025).

Mengatasi tantangan ini, Kemenperin telah menetapkan visi dalam peta jalan hilirisasi aspal Buton, yaitu “Aspal Buton menjadi tuan rumah pasok aspal dalam kerangka swasembada aspal nasional 2030”.
 
“Visi tersebut dijabarkan dalam tiga misi utama, yaitu peningkatan utilisasi industri aspal Buton berkualitas yang terstandarisasi, pengembangan industri aspal Buton murni, serta penumbuhan ekosistem industri aspal Buton berbasis industri hijau,” kata Taufiek dalam keterangan resmi.
 
Sebagai langkah strategis untuk meningkatkan penggunaan aspal Buton, pada tahun 2024, Kemenperin juga telah melaksanakan berbagai upaya strategis. Di antara itu memfasilitasi partisipasi industri aspal Buton dalam kegiatan Business Matching Belanja Produk Dalam Negeri dan 12th Malaysian Road Conference & Exhibition 2024.
 
Dengan berbagai langkah strategis ini, Kemenperin optimistis bahwa industri aspal Buton akan semakin berkembang. “Dan mampu menjadi solusi dalam mewujudkan kemandirian aspal nasional, mengurangi ketergantungan impor, serta meningkatkan daya saing industri dalam negeri,” pungkas Taufiek.

BACA JUGA:   Awali 2020, Geo Dipa Sabet Dua Penghargaan Proper
Tags: aspal butonkemenperin
Previous Post

Per 29 Maret, Info Trafik Tol Trans Sumatra Selama Mudik Lebaran

Next Post

Laba Bukit Asam Rp5,13 Triliun di 2024

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR