Jakarta, BusinessNews Indonesia—Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih, Sandiaga Uno mengajak Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) beserta PT Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk menggerakkan sektor Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) agar tumbuh di pasar modal.
Hal tersebut dia sampaikan dalam kegiatan sosialisasi go public “Akselerasi Pertumbuhan Perusahaan dan Investasi Cerdas melalui Pasar Modal Indonesia”, di Main Hall Gedung BEI, Jakarta, Senin (24/7/2017).
“Bagaimana UMKM-UMKM kita bisa naik kelas dan suatu saat bisa melantai di bursa,” tuturnya.
Pasalnya, menurut mantan Ketua Hipmi (Himpunan Pengusaha Muda Indonesia) itu para UMKM ini juga perlu mengembangkan usaha mereka. Apalagi menteri keuangan dan menko ekonomi telah mencanangkan pertumbuhan ekonomi ke depan di atas 5 persen.
“Ibu Sri Mulyani dan Pak Darmin Nasution sudah mencanangkan bahwa 2018 kita akan tumbuh dengan angka yang cukup menjanjikan yaitu di atas 5 persen. Angka ini menunjukkan kita optimis ke depan. Oleh karena itu, untuk mencapai pertumbuhan ke depan, kita tidak hanya perlu pertumbuhan dari segi makro tapi juga dari sektor riil,” kata Sandiaga.
Lebih jauh dia menjelaskan bahwa UMKM Indonesia sekarang ini merupakan yang terbesar di Asia Pasifik dengan jumlah sekitar 58 juta unit. Namun jumlah tersebut lahir karena by accident (keterpaksaan) bukan karena by design (dirancang). Untuk itu Sandiaga mengimbau pemangku kepentingan terkait untuk bersinergi menyikapi hal ini.
“Oleh karena itu UMKM kita harus naik kelas, UMKM kita harus didorong go public, karena Asean akan menjadi pasar yang sangat besar. Kita harus menjadi juara, harus menjadi tuan rumah di negeri sendiri, dan kita harus meningkat dari saving society (masyarakat menabung) menjadi investing society (masyarakat investasi modal),” pungkasnya. (Ones)
