Jakarta, TopBusiness – PDAM Kabupaten Kotabaru Provinsi Kalimantan Selatan mempunyai tekad kuat untuk melayani pelanggan dengan penuh integritas dan profesional. Karenanya, perusahaan berupaya untuk terus menciptakan tata kelola kinerja operasional optimal dengan didasari talenta-talenta unggul untuk menggapai pendapatan yang diharapkan.
Sehubungan dengan peningkatan layanan berkualitas, kuantitas dan kontinuitas, serta keterjangkauan PDAM Kotabaru memaparkan materi presentasi penjurian mengambil judul Mewujudkan PDAM Kotabaru yang Sehat, Handal dan Pelayanan Prima Dengan Menciptakan SDM yang Berkompeten dan Melaju Bersama Dalam Meningkatkan Pendapatan Perusahaan.
Ketika sesi pemaparan materi presentasi, Direktur PDAM Kotabaru Tri Basuki merinci soal judul materi penjurian TOP BUMD Awards 2025 kepada Dewan Juri, di Jakarta, hari ini. Dikatakan, pihaknya mengambil judul Mewujudkan PDAM Kotabaru yang Sehat, Handal dan Pelayanan Prima Dengan Menciptakan SDM yang Berkompeten dan Melaju Bersama Dalam Meningkatkan Pendapatan Perusahaan Selaras Dengan Visi-Misi Perusahaan. “Judul ini kami ambil selaras dengan visi dan misi PDAM Kotabaru yaitu Menjadi PDAM yang Sehat, Handal dan Pelayanan Prima,” ujar dia.
Dijelaskan Tri, pengertian dari sehat adalah perusahaan mencapai tingkat kesehatan sesuai dengan kinerja berdasarkan Dirjen Cipta Karya Kementerian PUPR dan berdasarkan Keputusan Menteri Dalam Negeri No. 47 Tahun 1999.
Kemudian dari kata handal, ini adalah kemampuan dalam sistem untuk memberikan pelayanan yang dijanjikan dengan segera, akurat dan memuaskan. “Dalam hal ini juga perusahaan sebagai penyedia pelayanan untuk memberikan layanan jasa, kemampuan untuk dapat diandalkan dan karyawan harus menunjukkan kinerja terbaik ketika proses pelayanan,” ucap Tri.
Kemudian pengertian pelayanan prima adalah melayani pelanggan dengan kualitas, kontinuitas dan keterjangkauan serta layanan yang cepat, tepat dan bersahabat dalam menuju pelayanan prima dengan pengawasan yang melekat, dan penanganan keluhan pelanggan cepat sehingga masyarakat mendapatkan kepuasan atas pelayanan PDAM tersebut.
Selanjutnya, Tri menyebutkan beberapa misi PDAM Kabupaten Kotabaru. Pertama adalah meningkatkan kompetensi SDM. Kedua, melaksanakan sistem informasi yang terintegrasi, Kemudian menambah dan perbaikan jaringan distribusi. Keempat, menambah kapasitas air baku, dan terakhir optimalisasi instalasi pengolahan air.
Dalam hal ini, manajemen lebih memfokuskan diri terhadap penambahan kapasitas air baku. “Jadi, kendala yang dihadapi oleh PDAM Kotabaru, ini sering menurunnya debit air baku pada saat musim kemarau. Artinya, di Kotabaru ini memang daerah yang paling unik di beberapa kabupaten yang ada di Kalimantan Selatan. Jadi, Kotabaru ini selalu dihadapkan dengan musim kemarau lima tahunan. Dan ini menjadi momok yang menakutkan untuk PDAM Kotabaru dan masyarakat Kotabaru karena ini pasti akan terjadi untuk siklus yang lima tahunan,” ujar Tri.
Dalam konteks untuk menanggulangi kekurangan air minum, PDAM Kota baru berusaha beragam cara. “Dan, kami PDAM juga sudah berupaya untuk menyelesaikan persoalan-persoalan berkaitan dengan saat kemarau. Kami juga sudah ada peningkatan kapasitas penambahan air baku di Desa Sebelimbingan, dan ada beberapa penambahan-penambahan termasuk infrastruktur bangunan untuk menunjang kegiatan yang berkaitan dengan penanganan musim kemarau,” pungkasnya.
