TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Lestarikan Alam dan Berdayakan Masyarakat Kunci Sukses MPM Tumbuh Berkelanjutan

Nurdian Akhmad
11 April 2025 | 16:29
rubrik: Business Info, CSR, Event
Lestarikan Alam dan Berdayakan Masyarakat Kunci Sukses MPM Tumbuh Berkelanjutan

Jakarta, TopBusiness – PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPM) sebagai grup perusahaan consumer otomotif dan transportasi terkemuka di Indonesia tidak hanya  fokus pada peningkatan profit, tapi juga berkomitmen pada pertumbuhan bisnis berkelanjutan.  

Untuk mendukung strategi bisnis berkelanjutan tersebut, MPM memiliki sejumlah program atau inisiatif strategis tanggung jawab sosial perusahaan (corporate social responsibility/CSR) unggulan.

Salah satu program CSR unggulan MPM adalah Rehabilitasi Mangrove yang  telah berjalan sejak 2022. Hingga 2024, MPM telah menanami 6 hektare (Ha) lahan dengan 60.000 bibit mangrove di Desa Golo Sepang, NTT.  Sepanjang 2024, MPM menanam 30.000 bibit mangrove.

“Tahun 2025 ini akan digenapi menjadi 100.000 bibit dengan total lahan 10 Ha. Karena di bulan Juli ini kami akan menambah 40 ribu bibit di empat hektare lahan,” ujar Natalia Lusnita, General Manager Corporate Communication & Sustainability MPM Group dalam presentasi penjurian TOP CSR Awards 2025 yang dilakukan secara daring, Kamis (10/4/2025).

Menurut Natalia, sasaran Program Rehabilitasi Mangrove adalah untuk memperkuat daya dukung lingkungan pesisir sebagai salah satu kegiatan mitigasi bencana pesisir. Program ini juga turut andil dalam kegiatan konservasi mangrove dan lingkungan terutama di area operasional MPM, dan meningkatkan perekonomian masyarakat khususnya Desa Golo Sepang secara berkelanjutan melalui beberapa program pemberdayaan masyarakat.

“Program Rehabilitasi Mangrove tidak hanya bicara tentang menanam dan upaya mitigasi bencana dan carbon offset, tapi juga berhasil melakukan pelestarian keanekaragaman hayati. Kami berhasil memunculkan berbagai biodiversity seperti kepiting, kerang dara, udang, ikan kakap mangrove dan baronang yang bisa menjadi tangkapan para nelayan,” ujar dia.

Berdasarkan perhitungan yang dilakukan perusahaan, kata Natalia, total nilai guna langsung dari pemanfaatan ekosistem mangrove mencapai Rp 528,8 juta, dengan rincian Rp 228,8 juta dari penghasilan tangkapan nelayan dan Rp 300 juta dari penghasilan petani pembibitan mangrove.

BACA JUGA:   226 Ribu Liter Air Bersih Disalurkan untuk Atasi Kekeringan dan Karhutla di Kalbar

Masih terkait lingkungan, MPM juga memiliki Program Waste Management melalui pendirian dan pembinaan Bank Sampah.  Selain mengurangi sampah di TPA, program ini juga untuk meningkatkan sirkular ekonomi dari pemanfaatan limbah sampah.  

“Tahun 2024, kami melakukan pembinaan terhadap dua Bank Sampah dan berhasil melakukan daur ulang 20.795 kg limbah sampah,” ujar Natalia yang membawakan materi presentasi berjudul Empowering Progress Grow Responsibly.

MPM Head Office sejak 2023 menerapkan Green Office Movement untuk menciptakan lingkungan kerja yang lebih ramah lingkungan. Program ini bertujuan untuk mendorong penghematan energi, pengurangan penggunaan kertas, serta pengelolaan sampah yang terintegrasi. “Kami selalu mematikan listrik di jam istirahat, dan pagi sebelum semua karyawan datang kami tidak menyalakan lampu dan AC,” ujar dia.

Program lainnya adalah One Sales One Seed yang dilakukan untuk mengajak konsumen ikut peduli pada lingkungan.  MPM Group memberikan bunga/pohon kepada konsumen yang membeli produk roda dua secara walk-in.  Tahun 2024, MPM membagikan 16.800 tanaman kepada customer.

Selanjutnya adalah ada Program Uji Emisi Gratis yang diberikan kepada pelanggan. Uji emisi gratis bagi pelanggan ini dilakukan setiap tahun oleh MPM untuk memastikan tingkat emisi gas yang dibuang sesuai dengan standar mutu yang ditetapkan.

Berdayakan UMKM

Program CSR unggulan lainnya adalah  MPM Berdaya Perempuan dan Srikandi Preneurship. MPM Berdaya Perempuan merupakan program pendampingan kepada 10 Wanita pemilik UMKM yang tersebar di area Jabodetabek. “Kami memberikan modal usaha, sarana, serta pengurusan sertifikasi halal dan pembekalan ilmu sehingga penghasilan dan UMKM dari para ibu ini semakin maju,” kata dia.

Sedangkan Srikandi Preneurship merupakan program pendampingan kepada 11 istri dari Driver MPMRent yang memiliki usaha UMKM. Program ini bertujuan untuk memberikan modal usaha, pembekalan ilmu sehingga terjadi peningkatan pendapatan dan UMKM-nya semakin maju.

BACA JUGA:   Pemenang Lamudi Property Awards Diumumkan

“Target kami 50 persen dari penerima manfaat program MPM Berdaya Perempuan dan Srikandi Preneurship bisa keluar dari garis kemiskinan,” ujar Natalia.

Di samping itu, ada MPM Sinergi Habitat for Humanity. Melalui program ini, MPM setiap tahun membangun rumah layak huni untuk masyarakat yang terbelakang, dan membangun toilet individu untuk keluarga-keluarga yang selama bertahun-tahun hidup tanpa toilet.

“Hingga 2024 kami telah membangun lebih dari 10 toilet individu dan 6 rumah layak huni di Mauk, Tangerang yang selama bertahun-tahun mereka hidup tanpa toilet,” kata dia.

MPM juga melakukan optimalisasi Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) di Desa Oesusu, Kupang, NTT dengan penambahan 5 titik lampu penerangan. MPM juga memberikan donasi untuk masyarakat korban erupsi Gunung Lewotobi. Total nilai investasi sosial CSR MPM pada 2024 lalu lebih dari Rp 2,6 miliar.

Menurut Natalia, berbagai inisiatif program CSR MPM tersebut sejalan dengan Asta Cita dan 17 Program Prioritas Kabinet Merah Putih.  

Inisiatif Program CSR tersebut juga mendukung pertumbuhan bisnis berkelanjutan. Terbukti, kinerja MPM pada 2024 menorehkan catatan positif dengan kenaikan pendapatan tahunan sebesar 13,8 persen menjadi Rp15,8 triliun dan laba bersih meningkat 10,9 persen.

“Posisi kas dan setara kas mencapai Rp 1,9 triliun per 31 Desember 2024 dan volume penjualan motor baik distributor dan ritel sebanyak 948 ribu unit,” ujar Natalia.

Berkat inovasi Program CSR yang sejalan dengan strategi bisnis berkelanjutan, MPM tahun ini kembali menjadi kandidat peraih penghargaan TOP CSR Awards. Tahun lalu, MPM menyabet penghargaan TOP CSR Awards 2024 bintang 4.

MPM  yang berdiri pada 1987 saat ini memiliki empat bidang usaha yakni distribusi motor Honda (MPM Distributor), penjualan motor Honda (MPM Motor), asuransi kendaraan (MPM Insurance), rental kendaraan (MPM Rent), dan pembiayaan (JACCS MPM Finance). Jaringan operasional MPM Group tersebar di Indonesia, yakni 266 diler MPM Distributor, 40 diler MPM Motor, 16 kantor MPM Insurance, 29 Kantor MPM Rent, dan 95 Kantor JACCS MPM Finance.

Tags: PT Mitra Pinasthika Mustika TbkTOP CSR Awards 2024TOP CSR Awards 2025
Previous Post

Berkah Syawal, DAHANA Kembali Ekspor Bahan Peledak ke Australia

Next Post

Punya Produk Bunga 0%, BPR Kota Baru Jadi Pilar Ekonomi Kerakyatan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR