Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di PT Bursa Efek Indonesia hingga sesi penutupan perdagangan diprediksi sideways hari ini.
Melalui website samuel.co.id, daily report Samuel Sekuritas Indonesia, Rabu (16/04/2025) memperlihatkan judul IHSG Diprediksi Sideways Hari Ini.
Bursa AS ditutup melemah pada Selasa (15/4). Dow -0,38%, S&P 500 -0,17%, Nasdaq -0,05%. Dow, S&P 500, dan Nasdaq melemah tipis setelah gejolak tarif mereda untuk sementara waktu.
Pasar komoditas ditutup beragam pada Selasa (15/4). Minyak WTI -0,15% ke USD 61,45/bbl, minyak Brent -0,32% ke USD 64,67/bbl, batubara +1,52% ke USD 100,5/ton, CPO -1,49% ke MYR 4.108, dan emas +0,62% ke USD 3.231/oz.
Pasar Asia ditutup menguat tipis pada Selasa (15/4). Kospi +0,86%, Hang Seng +0,23%, Nikkei +0,84%, dan Shanghai +0,15%.
IHSG menguat 1,15% ke level 6.442,5, dengan net sell asing sebesar Rp 2.475,7 miliar; Rp 301,1 miliar di pasar reguler, dan Rp 2.174,6 miliar di pasar negosiasi. Net sell asing tertinggi di pasar reguler dicetak oleh BBNI (Rp 219,7 miliar), BMRI (Rp 68,4 miliar), dan ITMG (Rp 55 miliar). Net buy asing tertinggi di pasar reguler dicatatkan ANTM (Rp 77,4 miliar), BBCA (Rp 69,4 miliar), dan TPIA (Rp 36,3 miliar). Top leading movers emiten BYAN, BBCA, BREN, sementara top lagging movers emiten BBNI, AMRT, BMRI.
Kospi turun (-0,34%) pagi ini, demikian pula Nikkei (-0.24%). “Kami memperkirakan IHSG akan bergerak sideways hari ini, didukung oleh sentimen yang beragam dari global maupun regional,” demikian tertulis di website.
