TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Dari Kompor ke Mikroalga, Dirjen EBTKE Apresiasi Inovasi PLN Nusa Daya

Albarsyah
16 April 2025 | 14:43
rubrik: Business Info
Circular Economy RI Belum Mencakup UKM

Ilustrasi Energi Baru/Istimewa

Jakarta, TopBusiness – Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE), Prof. Dr. Eng. Eniya Listiani Dewi, B.Eng., M.Eng., IPU., mengunjungi booth PLN Nusa Daya pada hari pertama penyelenggaraan Global Hydrogen Ecosystem Summit (GHES) 2025, Selasa (15/4/2025). 

Dalam kunjungan tersebut, ia menunjukkan ketertarikan terhadap sejumlah pengembangan teknologi berbasis hidrogen yang ditampilkan.

PLN Nusa Daya menampilkan berbagai inovasi energi alternatif berbasis hidrogen. Di antaranya, kompor hidrogen, genset hidrogen, sistem electrolysis + hydrogen booster, hingga teknologi pemanfaatan pasir silikon (Si Pro), serta bahan baku silikon seperti pasir silika, karbon aktif, natrium karbonat, dan kalium hidroksida (KoH). Selain itu, turut diperkenalkan pula produk membran hidrogen, ekosistem produk hidrogen lainnya, serta teknologi fotobioreaktor mikroalga.

Menanggapi hal tersebut, Eniya menyampaikan bahwa hidrogen memiliki peran penting dalam mendukung arah kebijakan transisi energi di Indonesia. Menurutnya, hidrogen berpotensi menjadi bagian integral dari sistem energi nasional. “Hidrogen akan menjadi energi utama dalam mendukung transisi energi nasional, dan hari ini Nusa Daya sudah maju lebih jauh” ujar Eniya.

Dalam sambutannya pada pembukaan GHES 2025, Eniya Listiani Dewi menyampaikan bahwa pemerintah telah merumuskan arah kebijakan pengembangan hidrogen sebagai bagian dari upaya transisi energi di Indonesia.

Menurut Eniya, setidaknya terdapat tiga fokus utama dalam pemanfaatan hidrogen yang saat ini tengah dikembangkan pemerintah. 

Pertama, hidrogen akan digunakan untuk mendukung pengembangan energi baru dan terbarukan (EBT). “Hidrogen yang akan digunakan untuk mendukung pengembangan EBT,” katanya.

Fokus kedua adalah peran hidrogen dalam mendukung dekarbonisasi sektor energi dan industri. “Hidrogen yang akan mendukung upaya dekarbonisasi dengan mengembangkan pasar domestik,” ujarnya.

Sementara itu, fokus ketiga adalah pengembangan hidrogen sebagai komoditas ekspor. “Dan sebagai komoditi, hidrogen dan turunannya akan bisa diekspor ke pasar global,” pungkasnya.

BACA JUGA:   Mitigasi Pandemi Covid-19 ke Sektor Riil Penting
Tags: ghes 2025
Previous Post

Ilham Habibie Tekankan Pentingnya Ekosistem Hidrogen

Next Post

MINE Catatkan Kenaikan Laba 41% Jadi Rp306,49 Miliar

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR