Jakarta, BusinessNews Indonesia— Melalui beasiswa yang disalurkan via Lembaga Amil Zakat Infak dan Sedekah (Lazis) PLN, badan usaha milik negara (BUMN tersebut mengantarkan 40 mahasiswa Pesantren Teknologi Informasi dan Komunikasi (Petik) lulus, di pekan kemarin (11/8/2017).
Acara wisuda kelulusan yang diadakan di auditorium kantor pusat PLN itu dihadiri oleh direksi PLN. Juga, diiringi tasyakuran para mahasiswa sebagai wujud rasa syukur atas beasiswa pendidikan yang mereka peroleh dari PLN, dan atas kelulusan mereka.
“40 mahasiswa tersebut berasal dari para santri dhuafa yang telah diseleksi secara online yang dibantu dengan Lazis PLN di unit PLN se-Indonesia,” kata Ketua Bidang Koordinasi Unit dan Kerjasama Strategis Lazis PLN, Herry Hasanuddin, dalam keterangan pers.
Beasiswa yang diberikan berupa pembiayaan sandang, pangan, papan, dan tentu saja pendidikan di bidang teknologi dan informasi. Petik sendiri merupakan universitas setingkat diploma dua (D2) yang dibina langsung oleh PLN.
Ukasyah, salah satu wisudawan yang berasal dari Riau mengatakan, “Kami sangat bahagia dengan keberadaan Petik di era globalisasi seperti sekarang ini. Di tengah mahalnya biaya pendidikan, Petik hadir membawa secercah harapan bagi kami untuk bisa mendalami ilmu yang diharapkan dapat menjadi bekal bagi kami ke depannya tanpa perlu mengeluarkan biaya.”
Ukasyah, mewakili para mahasiswa, juga berharap bahwa Petik terus mampu menjadi lembaga pendidikan terdepan yang mencetak pemuda-pemuda muslim tangguh yang menjadi kebanggaan agama dan negara. (Al)
Sumber Ilustrasi: Istimewa
