Jakarta, TopBusiness – Laju IHSG kemarin ditutup naik 1.43%, disertai dengan net buy asing ~176 Miliar. Saham yang paling banyak dibeli asing adalah BBCA, ANTM, BMRI, PANI dan BRIS.
Untuk perdagangan hari ini, menurut Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman, CFP, laju IHSG berpotensi bergerak sideways menunggu keputusan BI Rate hari ini.
“Dengan kondisi itu, untuk level Support IHSG akan berada di rentang 6450-6470 dan level Resist IHSG akan berada di kisaran 6550-6600,” ungkap dia, Rabu (23/4/2025).
Global Overnight Review
Wall Street Meningkat, Disebabkan Ketegangan Dagang AS-China Mereda. Indeks-indeks Wall Street meningkat pada Selasa (22/4), setelah empat hari berturut-turut mengalami penurunan signifikan.
Kenaikan tersebut disebabkan oleh harapan ketegangan perdagangan antara AS dan China dapat mereda dalam waktu dekat, yang menggerakkan pasar saham rebound.
Dow Jones Industrial Average melesat 2,66%, S&P 500 naik 2,51%, dan Nasdaq Composite menguat 2,71%.
Kenaikan tajam tersebut terjadi setelah pernyataan dari Menteri Keuangan AS Scott Bessent yang menyatakan bahwa akan ada penurunan ketegangan dalam perang dagang dengan China.
Dalam pertemuan dengan para investor yang diadakan oleh JPMorgan Chase. Dalam pertemuan tersebut, Bessent mengatakan, tidak ada yang berpikir bahwa status quo yang ada sekarang dapat dipertahankan.
Hal itu diungkapkan oleh seseorang yang hadir dalam pertemuan tersebut, sebagaimana dilaporkan oleh Bloomberg News.
Dow Jones sempat tercatat naik lebih dari 1.100 poin, namun indeks akhirnya sedikit terkoreksi setelah Bessent menambahkan bahwa jika negosiasi menghasilkan kesepakatan dalam dua hingga tiga tahun mendatang, itu akan menjadi menang besar.
Berita tersebut memberikan dorongan bagi saham-saham yang berhubungan dengan China.
Bursa Asia Pasifik Mixed, Terdampak Tekanan Trump terhadap Ketua The Fed. Bursa saham Asia-Pasifik beragam pada Selasa (22/4), di tengah pelemahan pada Wall Street setelah Presiden AS Donald Trump kembali melancarkan tekanan terhadap Ketua The Fed Jerome Powell.
Di Jepang, indeks Nikkei 225 turun 0,17%, sedangkan Topix menguat 0,13%. Di Korea Selatan, indeks Kospi turun 0,07%, sedangkan indeks Kosdaq naik 0,09%.
Sementara itu, indeks S&P/ASX 200 Australian turun tipis 0,03%, Hang Seng Hong Kong naik 0,40%, Taiex Taiwan melemah 1,64%, CSI 300 China turun tipis 0,02%.
Di domestik, BPS melaporkan pada Maret 2025 neraca perdagangan Indonesia surplus sebesar US$ 4,33 miliar atau naik sebesar US$ 1,23 miliar MoM. (Source: Investor Daily, Kontan, Bloomberg)
Trading Idea hari ini: BUMI, BBCA, MDKA, JPFA, CPIN, dan CUAN
–BUMI Buy on Weakness dengan area beli di 109, cutloss di bawah 106. Target dekat di 116-118.
–BBCA Spec Buy dengan area beli di 8475, cutloss di bawah 8425. Target dekat di 8550-8700.
–MDKA Spec Buy dengan area beli di 1640-1665, cutloss di bawah 1610. Target dekat di 1680-1700.
–JPFA Spec Buy dengan area beli di 1700-1715, cutloss di bawah 1700. Target dekat di 1730-1745.
–CPIN Spec Buy dengan area beli di 4000-4050, cutloss di bawah 3960. Target dekat di 4100-4150.
–CUAN Spec Buy dengan area beli di 6700-6800, cutloss di bawah 6650. Target dekat di 6925-7100.
