TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Sektor Industri: Masih Ekspansi Namun Melambat

Achmad Adhito
2 May 2025 | 09:35
rubrik: Business Info
Wabah Covid,  Latinusa  Usahakan Produksi Tinplate Lancar

Ilustrasi/Istimewa

Jakarta, TopBusiness—Indeks Kepercayaan Industri (IKI) bulan April 2025 tercatat sebesar 51,90, menunjukkan bahwa sektor industri manufaktur nasional masih berada di fase ekspansi. Namun demikian, laju ekspansi mengalami perlambatan dibandingkan bulan Maret 2025 yang sebesar 52,98 atau menurun sebesar 1,08 poin.

“Dibandingkan periode yang sama tahun lalu, nilai IKI juga mengalami koreksi sebesar 0,40 poin,” kata Juru Bicara Kementerian Perindustrian RI (Kemenperin), Febri Hendri Antoni Arief, dalam keterangan tertulis (1/5/2025).
 
Perlambatan kinerja IKI pada bulan laporan terutama disebabkan oleh penurunan signifikan pada variabel pesanan baru, yang turun 4,05 poin ke level 49,64 dan masuk ke zona kontraksi. Di sisi lain, terjadi percepatan pada variabel produksi, yang naik 3,31 poin ke angka 54,52.
 
“Nilai IKI variabel pesanan baru mengalami penurunan sebesar 4,05 poin sehingga mengalami kontraksi yaitu 49,64. Namun, percepatan ekspansi terjadi pada nilai IKI variabel produksi sebesar 3,31 poin menjadi 54,52,” kata dia.

Sebanyak 20 dari 23 subsektor industri pengolahan nonmigas tercatat tumbuh positif, dengan kontribusi terhadap PDB triwulan IV 2024 mencapai 91,9%. Subsektor dengan nilai IKI tertinggi adalah Industri Pencetakan dan Reproduksi Media Rekaman (KBLI 18) dan Industri Barang Galian Bukan Logam (KBLI 23).
 
Adapun tiga subsektor yang mengalami kontraksi adalah Industri Kulit, Barang dari Kulit dan Alas Kaki (KBLI 15), Industri Kayu dan Barang dari Kayu (KBLI 16), serta Industri Kendaraan Bermotor, Trailer, dan Semi Trailer (KBLI 29).

Sejalan dengan kondisi tersebut, kegiatan usaha secara umum masih tergolong stabil. Sebanyak 74,1% responden menyampaikan bahwa kegiatan usahanya membaik atau tetap stabil.
 
“Meskipun IKI April 2025 menunjukkan ekspansi yang melambat, kondisi kegiatan usaha industri secara umum masih tergolong baik. Sebanyak 74,1% responden melaporkan bahwa kegiatan usahanya membaik atau stabil. Proposi industri yang menyatakan kondisi usahanya membaik sebanyak 26,2% dan stabil sebanyak 47,9%,” paparnya.
 
Dari sisi struktur produksi, sekitar 20% produk industri nasional dialokasikan untuk pasar ekspor, sementara 80% lainnya diserap oleh pasar domestik yang mencakup belanja pemerintah, swasta, dan rumah tangga. Ketergantungan sebagian industri terhadap pasar global membuat sektor ekspor sangat rentan terhadap gejolak eksternal.  

BACA JUGA:   PT TID Bangun Fondasi Sustainability melalui Program CSR yang Terukur dan Berdampak
Tags: indeks kepercayaan industrikemenperinpertumbuhan industri
Previous Post

Akhir Pekan, Indeks di Pembukaan Perdagangan Naik

Next Post

Ratas Bersama Presiden Prabowo, Menteri Dody Sampaikan Kesiapan Infrastruktur Sekolah Rakyat di 65 Lokasi

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR