Jakarta, BusinessNews Indonesia—Pengembang properti yang telah terdaftar sebagai perusahaan publik di Bursa Efek Indonesia (BEI) yaitu Jaya Real Property, telah melakukan pengalihan saham ke dua perusahaan.
Dua perusahaan itu adalah Jaya Raya Utama dan Pembangunan Jaya Infrastruktur.
Direktur Jaya Real Property, Gatot Setyowaluyo, mengatakan di Jakarta hari ini bahwa pihaknya mengalihkan saham treasury stock sebanyak 88.028.100 lembar kepada Jaya Raya Utama.
“Sedangkan kepada Pembangunan Jaya Infrastruktur, kami mengalihkan saham serupa sebanyak 192.768.100 lembar,” kata Gatot dalam keterbukaan informasi dari otoritas BEI.
Lebih lanjut, Gatot menjelaskan bahwa harga penjualan ke Jaya Raya Utama di Rp 852 per lembar saham. Adapun harga penjualan ke Pembangunan Jaya Infrastruktur juga di Rp 852 per lembar.
Pengalihan saham tersebut berlangsung melalui pasar negosiasi.
Ia pun menjelaskan bahwa, saham yang dialihkan ke Jaya Raya Utama dan Pembangunan Jaya Infrastruktur, merupakan hasil pembelian kembali (buy back) beberapa waktu yang lalu.
Jaya Real Property dikenal sebagai pengembang kota mandiri Bintaro Jaya di Tangerang Selatan. Kota mandiri tersebut punya luas melebihi 1.000 hektar.
Sumber Ilustrasi: Istimewa
