Jakarta, TopBusiness—Analis saham dari Indo Premier Sekuritas (Ipot), Indri Liftiany Travelin Yunus, pagi ini memberikan rekomendasi mingguan untuk perdagangan saham di BEI.
Dalam riset yang diterima pagi ini oleh Majalah TopBusiness, Indri menganalisis potensi market pada perdagangan pekan ini yang hanya berlangsung selama 3 hari 14-16 Mei 2025.
Indri mengimbau para trader untuk mencermati sejumlah sentimen global dan domestik berikut ini. Dari global Indri meminta para trader memantau tingkat inflasi Amerika Serikat pada bulan April diprediksi akan tetap berada di level 2,4% secara yoy, Indeks CPI Amerika Serikat bulan April diperkirakan akan meningkat ke level 321,4 dibandingkan bulan sebelumnya di level 319,7, Indeks PPI Amerika Serikat bulan April diprediksi bertumbuh ke level 0,2% dibanding bulan sebelumnya.
Selanjunya, sentimen Retail Sales Amerika Serikat bulan April yang diperkirakan melemah ke level 0,1% dibanding bulan sebelumnya di level 1,5% menunjukkan lemahnya daya beli masyarakat, dan tingkat sentimen konsumen Amerika Serikat diprediksi meningkat tipis ke level 53 dari bulan sebelumnya di level 52,2.
Sementara itu sentimen dari domestik yang wajib dipantau yakni neraca dagang Indonesia pada bulan April yang diprediksi akan tetap surplus, namun lebih rendah dari bulan sebelumnya yakni sebesar US$3,5 bio.
Selanjutnya, merespons dinamika pasar berdasarkan sejumlah sentimen global dan domestik di atas, Indri merekomendasikan sejumlah saham dan reksa dana saham yang berpotensi untung pekan ini.
- Buy DEWA (Current Price 151, Entry 151, Target Price 162 (7,28%), Stop Loss 146 (-3,31%), Risk to Reward Ratio 1:2,2). Emiten ini berada dalam posisi strong uptrend dengan candlestick terus bertahan di atas garis EMA 5. Tercatat juga, volume transaksi DEWA terus meningkat dan masih tetap tinggi selama perdagang sepekan terakhir. Jadi, jika DEWA berhasil breakout dari level 156 maka DEWA berpotensi menguat hingga level 162.
- Buy on Pullback PTRO (Current Price 2.900, Entry 2.850-2.870), Target Price 3.060 (7,37%), Stop Loss 2.770 (-2,81%) dan Risk to Reward Ratio 1:2,6). Emiten ini berada dalam area konsolidasi yang tengah dibentuk untuk menjadi base kuat di level saat ini. Dilihat dari fibonaccinya, PTRO berpotensi retrace ke level 2850 sehingga dapat dijadikan momentum untuk entry level PTRO. Jika PTRO berhasil mantul dari level 2850 maka PTRO berpotensi akan menguat hingga level 3060.
- Buy on Pullback INKP (Current Price 5.775, Entry 5.600-5.700, Target Price 6.300 (12,50%), Stop Loss 5.375 (-4,02%) dan Risk to Reward Ratio 1:3,1). Emiten ini sudah terkonfirmasi berada di posisi strong uptrend. Candlestick masih bertahan di atas garis EMA 5. Meskipun stochastic sudah berada dalam area overbought, namun masih menunjukkan terjadinya goldencross.
- Buy Reksa Dana Saham Premier ETF LQ-45 (R-LQ45X). Berdasarkan hasil perdagangan sepekan terakhir, didapatkan Indeks LQ45 memiliki performance indeks yang lebih baik dibandingkan pergerakan IHSG, sehingga membuka peluang kelanjutan trend pada indeks tersebut. Maka IPOT merekomendasikan buy Power Fund Series dengan kode R-LQ45X (Premier ETF LQ-45).
