Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di PT Bursa Efek Indonesia hingga sesi penutupan perdagangan berpotensi menguat hari ini.
Melalui website samuel.co.id, daily report Samuel Sekuritas Indonesia, Rabu (14/05/2025) memperlihatkan judul IHSG Berpotensi Menguat Hari Ini.
Bursa AS ditutup mixed pada Selasa (13/5). Dow -0,64%, S&P 500 +0,72%, dan Nasdaq +1,61%. Pasar AS cenderung menguat pada Selasa, dipimpin oleh saham teknologi, didukung angka inflasi yang lebih rendah dari perkiraan dan optimisme terkait ‘gencatan senjata’ dalam perang dagang AS-Tiongkok.
Pasar komoditas ditutup menguat pada Selasa (13/5). Minyak WTI +2,66% ke level USD 63,58/bbl, minyak Brent +2,67% ke level USD 66,63/bbl, batu bara +0,15% ke level USD 99,90/ton, CPO +2,07% ke level MYR 3.893, dan emas +0,52% ke level USD 3.322,7/oz.
Bursa Asia ditutup cenderung menguat pada Selasa (13/5). Kospi +0,04%, Hang Seng -1,87%, Nikkei +1,43%, dan Shanghai +0,17%.
Pada Jumat (9/5), IHSG menguat 0,07% ke level 6.832,8, dengan net sell asing sebesar Rp 562,8 miliar; Rp 498,9 miliar di pasar reguler, dan Rp 63,9 miliar di pasar negosiasi. Net sell asing terbesar di pasar reguler dicatatkan BMRI (Rp 264,3 miliar), disusul PNLF (Rp 118,6 miliar), dan SSIA (Rp 53,1 miliar). Net buy asing terbesar di pasar reguler dicatatkan oleh ANTM (Rp 141,4 miliar), disusul BBRI (Rp 69,5 miliar), dan BRIS (Rp 55,3 miliar). Top leading mover adalah ICBP, AMRT, KLBF, sedangkan top lagging movers adalah BBRI, BMRI, BBCA.
Baik Kospi (+0,87%) maupun Nikkei (+0,07%) dibuka menguat pagi ini. “Kami memperkirakan IHSG akan bergerak menguat hari ini. didukung oleh sentimen positif dari pasar global dan regional,” demikian tertulis di website.
