Jakarta, TopBusiness – Laju IHSG kemarin ditutup naik 2.15%, dan disertai dengan net buy asing ~2.8 Tr. Saham yang paling banyak dibeli asing adalah BBRI, BMRI, BBCA, BBNI dan TPIA.
Untuk perdagangan hari ini, menurut Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman, CFP IHSG berpotensi melanjutkan penguatan apabila berhasil break di atas 7000.
“Akan tetapi hati-hati jika belum berhasil break resistance kuat di 7000, ada potensi koreksi terbatas. Dengan kondisi itu, maka level Support IHSG diproyeksi di rentang 6900-6940 dan level Resist IHSG diperkirakan di kisaran 7000-7050,” ujar dia, dalam risetnya, Kamis (15/5/2025).
Global Overnight Review
Wall Street Kembali Menguat, Didorong Optimisme Pengurangan Tarif. Indeks-indeks Wall Street mayoritas melanjutkan kenaikan pada Rabu (14/5).
Kenaikan tersebut didorong oleh sentimen positif dari kesepakatan sementara pengurangan tarif antara AS dan China. S&P 500 naik tipis 0,1%, Nasdaq Composite menguat 0,72%.
Sedangkan, Dow Jones Industrial Average melemah 0,21%. Saham-saham teknologi menjadi pendorong utama penguatan pasar.
Saham Nvidia naik lebih dari 4% setelah perusahaan tersebut mengumumkan akan mengirimkan 18.000 chip kecerdasan buatan (AI) canggih ke Arab Saudi.
Saham AMD juga ikut naik lebih dari 4% usai mengumumkan rencana share buyback senilai US$ 6 miliar. Peningkatan selera risiko investor terjadi usai AS dan China sepakat untuk sementara menurunkan tarif pada berbagai jenis barang.
Pemerintah AS memangkas tarif atas produk asal China menjadi 30%, sementara Beijing menurunkan tarif menjadi 10% atas barang-barang dari AS.
Sebelumnya, kedua negara sempat mengancam akan menaikkan tarif lebih dari 100% pada April lalu. Presiden AS Donald Trump juga mengingatkan bahwa kesepakatan final tidak akan tercapai dalam waktu dekat.
Bursa Saham Asia Lanjutkan Kenaikan Usai Kesepakatan Dagang AS-China. Bursa saham Asia Pasifik sebagian besar menguat pada Rabu (14/5).
Penguatan bursa saham Asia Pasifik terjadi setelah Wall Stret meningkat karena meredanya ketegangan perdagangan antara AS-China. Indeks Kospi Korea Selatan melesat 1,23%, dan Kosdaq naik 0,98%.
Kemudian, indeks ASX 200 Australia naik 0,13%, Hang Seng Hong Kong meningkat 2,20%, CSI 300 China menguat 1,21% dan Taiex Taiwan naik 2,12%. Sedangkan, indeks Nikkei 225 Jepang turun 0,14% dan Topix melemah 0,32%. (Source: Investor Daily, Kontan, Bloomberg)
Trading Idea hari ini: BBCA, GOTO, BRIS, MDKA, PTRO, dan RAJA
–BBCA Spec Buy dengan area beli di 9200-9275, cutloss jika break di bawah 9150. Target dekat di 9350-9450.
–GOTO Spec Buy dengan area beli di 77-79, cutloss jika break di bawah 76. Target dekat di 81-82.
–BRIS Spec Buy dengan area beli di 2850-2890, cutloss jika break di bawah 2840. Target dekat di 2920-2980.
–MDKA Spec Buy dengan area beli di 1760-1770, cutloss jika break di bawah 1740. Target dekat di 1800-1815.
–PTRO Buy if Break 3120, dengan target dekat di 3200-3400. Jika belum break di atas 3120, range beli di 3060-3090, cut di bawah 3050.
–RAJA Spec Buy dengan area beli di 2170-2190, cutloss jika break di bawah 2150. Target dekat di 2220-2270.
