Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di PT Bursa Efek Indonesia hingga sesi penutupan perdagangan berpotensi menguat hari ini.
Melalui website samuel.co.id, daily report Samuel Sekuritas Indonesia, Rabu (21/05/2025) memperlihatkan judul IHSG Berpotensi Menguat Hari Ini.
Bursa saham AS ditutup melemah pada Selasa (20/5). Dow -0,27%, S&P 500 -0,39%, Nasdaq -0,38%. S&P 500 turun pada hari Selasa, menghentikan reli enam hari dikarenakan reli saham teknologi yang mulai mereda dan optimisme pasar terhadap pelonggaran tarif serta inflasi AS mulai memudar.
Pasar komoditas ditutup cenderung menguat pada Selasa (20/5). Minyak WTI -0,18% ke USD 62,6/bbl, minyak Brent -0,24% ke USD 65,4/bbl, batu bara +2,57% ke USD 105,7/ton, CPO +0,67% ke MYR 3.908, dan emas +1,88% ke USD 3.290/oz.
Bursa saham Asia sebagian besar ditutup menguat pada Selasa (20/5). Kospi -0,06%, Hang Seng +1,49%, Nikkei +0.08%, dan Shanghai +0,38%.
Sementara, IHSG melemah 0,65% ke level 7.094,6 dengan investor asing hari ini mencatatkan keseluruhan net sell sebesar Rp 406,1 miliar. Di pasar reguler, investor asing mencatatkan net sell Rp 392,9 miliar, dan pada pasar negosiasi tercatat net sell asing Rp 13,2 miliar. Net sell asing tertinggi di pasar reguler dicetak oleh ASII (Rp 244,5 miliar), BMRI (Rp 216,4 miliar), dan CUAN (Rp 137 miliar). Net buy asing tertinggi di pasar reguler dicatatkan BBCA (Rp 344,9 miliar), ANTM (Rp 172,3 miliar), dan TPIA (Rp 65,3 miliar). Top leading movers emiten TPIA, CUAN, BRPT, sementara top lagging movers emiten BMRI, TLKM, AMMN.
Kospi (+0,54%) dan Nikkei (+0,18%) dibuka menguat pagi ini. “Kami memperkirakan IHSG akan bergerak menguat hari ini, didukung sentimen positif dari pasar regional dan komoditas,” demikian tertulis di website.
