Jakarta – Saham keluaran PT Sejahteraraya Anugrah Jaya (kode: SRAJ) yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, mencatatkan penurunan harga hari ini. Pada penutupan perdagangan sesi kedua, harga saham itu di Rp 385 per lembar. Atau turun Rp 10 per lembar daripada harga penutupan kemarin. Demikian berdasarkan informasi yang dihimpun wartawan situs ini dari berbagai sumber.
Untuk hari ini, frekuensi perdagangan saham SRAJ sebanyak 300-an kali. Harga tertinggi di Rp 410 per lembar sedangkan harga terendah di Rp 355 per lembar.
Dalam keterbukaan informasi tadi pagi, manajemen BEI menyatakan mengenakan status UMA (Unusual Market Activity) terhadap saham itu. Sebab, belakangan ini pergerakan harga saham itu menunjukkan ketidakwajaran. Manajemen BEI meminta agar investor mengkaji berbagai kemungkinan yang timbul sebelum melakukan investasi dengan saham itu. ”Walau begitu, pengumuman UMA ini tidak otomatis menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan pasar modal,” kata Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Irvan Susandy.
Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini ditutup di posisi 4.486,109. Yang berarti naik 36,349 poin atau 0,817% daripada penutupan perdagangan kemarin. Nilai transaksi pembelian saham tercatat di Rp 5,53 triliun. Dengan volume perdagangan 4,30 miliar saham. Adapun total frekuensi transaksi sebanyak 132.194 kali. (DHIT)