Jakarta, BusinessNews Indonesia— Bara Jaya Internasional terus mencari pembeli dengan harga yang lebih baik untuk 45.000 mt batu bara yang diproduksi sedari Januari-Agustus tahun 2017 ini.
Emiten di Bursa Efek Indonesia (BEI) tersebut, melalui keterbukaan informasi yang dirilis pagi ini, menjelaskan bahwa batu bara yang diproduksi berkalori rendah yakni di CV 3500 GAR. Dan itu hanya cocok untuk pembeli di India.
Walhasil, posisi tawar-menawar pembeli dari India tersebut lebih kuat, dan hanya mau membeli dengan harga lebih rendah.
Pada prinsipnya, aktivitas pemasaran terus dilakukan untuk mendapatkan harga jual yang lebih baik. Dengan demikian, aktivitas penambangan oleh Bara Jaya bisa meningkat lagi.
Dijelaskan pula bahwa, sampai akhir Juni 2017 dan akhir Agustus 2017, Bara Jaya belum mencatatkan penjualan/pendapatan.
Dari target produksi sebesar 3 juta mt di tahun ini, per Agustus ada pencapaian di 45.000 mt. Maka, target tersebut diprediksi tidak tercapai karena kondisi pasar batu bara.
