Jakarta, TopBusiness – Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang kembali menarik investasi langsung dari perusahaan manufaktur. Kali ini, PT Crecimiento Industry Indonesia, perusahaan alas kaki global asal China yang berdiri sejak 1980, resmi menandatangani perjanjian sewa bangunan pabrik siap pakai (BPSP) dengan investasi Rp 310 miliar untuk masa sewa tiga tahun.
Perjanjian strategis ini ditandatangani oleh Kuo, Ta-wei selaku komisaris PT Crecimiento Industry Indonesia dan Ngurah Wirawan selaku direktur utama KEK Industropolis Batang. Ini menjadi babak penting dalam ekspansi global Crecimiento Industry, sekaligus bukti nyata bahwa Indonesia, khususnya Batang, menjadi magnet bagi pelaku industri berstandar internasional.
“Fase pembangunan pabrik utama sedang kami persiapkan. Namun, kami tidak ingin menunggu. Dengan menyewa BPSP, kami dapat segera memulai aktivitas produksi, menguji kesiapan tanah (land test), sekaligus mempercepat integrasi dalam ekosistem industri alas kaki yang berkembang pesat di Batang,” kata Kuo, Ta-wei dalam keterangannya, yang dikutip Senin (26/5/2025).
Bangunan pabrik siap pakai menjadi solusi adaptif bagi perusahaan global untuk memulai produksi dengan cepat, tanpa harus menunggu pembangunan pabrik rampung. Langkah ini menunjukkan bahwa KEK Industropolis Batang tak hanya menjadi tempat, tetapi juga mitra strategis dalam pertumbuhan dan transformasi industri.
PT Crecimiento Industry Indonesia resmi bergabung sebagai tenant KEK Industropolis Batang sejak 18 Desember 2024, menempati lahan seluas 1,9 hektare. Nilai investasi mencapai US$ 32 juta.
Hingga saat ini, perusahaan telah menyerap 120 tenaga kerja lokal dari Kabupaten Batang dan sekitarnya. Jumlah tersebut diproyeksikan terus bertambah, seiring dengan berjalannya operasional penuh di masa depan.
Produk yang dihasilkan berupa komponen dan material alas kaki untuk berbagai merek ternama dunia, termasuk Nike, Hoka, Converse, dan Adidas. Komoditas ini akan dipasarkan ke berbagai negara, antara lain Vietnam, Taiwan, Myanmar, dan pasar domestik maupun China sebagai pusat distribusi global.
Lebih dari sekadar pusat produksi, kehadiran Crecimiento Industry menegaskan misi besar KEK Industropolis Batang sebagai kawasan industri berkelanjutan yang memadukan teknologi, lingkungan, dan keberpihakan terhadap tenaga kerja lokal.
Produk-produk Crecimiento akan mengedepankan bahan baku yang sustainable, dengan proses manufaktur yang efisien, hemat energi, dan minim limbah.
“KEK Industropolis Batang didesain bukan hanya sebagai kawasan industri, tetapi juga sebagai ekosistem padat karya yang ramah lingkungan dan inklusif. Kami menyambut kehadiran Crecimiento sebagai mitra strategis yang berbagi visi serupa,” ujar Irma Herdiana Sefrinta, kepala Departemen Industrial Sales KEK Industropolis Batang.
Dia menegaskan, tenant KEK mendapatkan berbagai keunggulan yang tidak tersedia di kawasan industri biasa, mulai dari insentif fiskal, kemudahan perizinan, fasilitas premium, hingga konektivitas logistik yang menjangkau pelabuhan dan infrastruktur strategis nasional.
Dengan wajah industri baru yang lebih hijau, lebih inklusif, dan lebih terhubung secara global, langkah Crecimiento Industry di KEK Industropolis Batang menjadi simbol kolaborasi internasional yang harmonis.
“Tak hanya membawa teknologi dan jaringan global, tetapi juga berkomitmen untuk tumbuh bersama masyarakat lokal, menciptakan lapangan kerja, dan memperkuat rantai pasok industri alas kaki nasional,” tuturnya.
