TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Mei 2025: Inflasi Tahunan Hanya 1,60%

Achmad Adhito
3 June 2025 | 08:25
rubrik: Ekonomi
Mei: Penumpang Pesawat Domestik Turun 9,36%

Foto: Dhi/TopBusiness

Jakarta, TopBusiness—Inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) pada Mei 2025 terjaga dalam kisaran sasaran 2,5±1%. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, IHK Mei 2025 tercatat deflasi sebesar 0,37% (mtm/month to month).

“Sehingga secara tahunan inflasi IHK menurun menjadi 1,60% (yoy/year on year),” kata Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI), Ramdan Denny Prakoso, dalam keterangan resmi (2//6/2025).

Deflasi didorong oleh kelompok volatile food dan administered prices.

Inflasi yang terjaga rendah ini merupakan hasil dari konsistensi kebijakan moneter serta eratnya sinergi pengendalian inflasi antara Bank Indonesia dan Pemerintah (Pusat dan Daerah) dalam Tim Pengendalian Inflasi Pusat dan Daerah (TPIP dan TPID), melalui Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) di berbagai daerah.

Ke depan, Bank Indonesia meyakini inflasi akan tetap terkendali dalam kisaran sasaran 2,5±1% pada 2025 dan 2026.

Ramdan menjelaskan bahwa kelompok inti mengalami inflasi. Inflasi kelompok inti pada Mei 2025 tercatat sebesar 0,08% (mtm), lebih rendah dari bulan sebelumnya sebesar 0,31% (mtm). Perkembangan inflasi inti tersebut terutama dipengaruhi oleh peningkatan harga beberapa komoditas global, di tengah ekspektasi inflasi yang terjaga.

Realisasi inflasi inti pada Mei 2025 disumbang terutama oleh inflasi komoditas tarif pulsa ponsel, emas perhiasan, dan kopi bubuk. Secara tahunan, inflasi inti Mei 2025 tercatat sebesar 2,40% (yoy), menurun dari inflasi bulan sebelumnya sebesar 2,50% (yoy).

Kelompok volatile food mengalami deflasi. Kelompok volatile food pada Mei 2025 mengalami deflasi sebesar 2,48% (mtm), lebih dalam dibandingkan deflasi bulan sebelumnya sebesar 0,04% (mtm). Deflasi kelompok volatile food disumbang terutama oleh komoditas aneka cabai dan aneka bawang didukung oleh pasokan yang meningkat seiring dengan berlangsungnya masa panen hortikultura dan meningkatnya realisasi impor bawang putih.

BACA JUGA:   Sampai Kuartal II, Utang Luar Negeri RI Capai Rp 5.101 Triliun

Secara tahunan, kelompok volatile food mengalami deflasi sebesar 1,17% (yoy), menurun dibandingkan realisasi bulan sebelumnya yang mengalami inflasi sebesar 0,64% (yoy).

“Ke depan, inflasi volatile food diprakirakan tetap terkendali didukung oleh eratnya sinergi antara Bank Indonesia bersama TPIP dan TPID melalui GNPIP di berbagai daerah.”

Kelompok administered prices mengalami deflasi. Kelompok administered prices pada Mei 2025 mengalami deflasi sebesar 0,02% (mtm), menurun dibandingkan realisasi bulan sebelumnya yang mencatatkan inflasi sebesar 5,21% (mtm).

Deflasi kelompok administered prices terutama disumbang oleh komoditas angkutan antarkota seiring dengan normalisasi tarif angkutan pascaperiode Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idulfitri dan komoditas bensin sejalan dengan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi.

“Secara tahunan, kelompok administered prices tercatat inflasi sebesar 1,36% (yoy), meningkat dari bulan sebelumnya yang sebesar 1,25% (yoy),” Ramdan berkata.
 

Tags: bahan pusat statistikbank indonesiainflasi mei 2025ramdan denny prakoso
Previous Post

WIKA Beton Selenggarakan RUPST Tahun Buku 2024

Next Post

Saham Pilihan Hari Ini: ANTM, BBCA, dan Lainnya

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR