TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Ini Hasil Nyata Blueprint Sistem Pembayaran RI

Achmad Adhito
6 June 2025 | 01:03
rubrik: Business Info
Kredibilitas Pendiri Start Up: Penting bagi Modal Ventura

Sumber Ilustrasi: Istimewa

Jakarta, TopBusiness—Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menyampaikan bahwa sejak diluncurkannya Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia (BSPI) 2025–2030, Indonesia telah mencatat sejumlah pencapaian penting. “Pertama, ada lebih dari 56 juta pengguna dan 38 juta merchant QRIS, yang mayoritas merupakan pelaku UMKM,” kata dia dalam keterangan resmi untuk wartawan (5/6/2025).

QRIS juga telah terinterkoneksi lintas negara dengan Malaysia, Singapura, dan Thailand. QRIS akan terhubung dengan Jepang mulai 17 Agustus 2025, dan akan segera diuji coba untuk Tiongkok dan Arab Saudi.

Kedua, pertumbuhan pesat transaksi BI-Fast yang cepat, mudah, murah, aman, dan andal. Ketiga, implementasi Standar Nasional Open API Pembayaran (SNAP) untuk interoperabilitas antarpelaku.

Yang keempat, kata Perry, adalah elektronifikasi program sosial dan Kartu Kredit Indonesia guna mendukung transaksi pemerintah di pusat dan daerah. Kelima, reformasi regulasi untuk memperkuat industri pembayaran nasional.

Namun, kecepatan digitalisasi juga merupakan tantangan. Oleh karena itu, dalam BSPI 2030, BI fokus pada inisiatif 4I + RD, yaitu modernisasi infrastruktur pembayaran ritel, wholesale, dan data; konsolidasi industri sistem pembayaran nasional.

“Juga, fokus ke inovasi yang diiringi manajemen risiko, market conduct, dan pelindungan konsumen; kerjasama internasional; dan pengembangan Rupiah Digital,” demikian Perry menegaskan. 

Ketua Dewan Komisioner OJK, Mahendra Siregar, menyampaikan bahwa pengembangan sektor keuangan yang terintegrasi dan berbasis digital di Indonesia dapat meningkatkan inklusi dan literasi keuangan.

“Hal itu akan memercepat pertumbuhan ekonomi, meningkatkan efisiensi pasar keuangan, serta memperkuat daya saing,” kata Mahendra.

BACA JUGA:   Kredit Investasi dan Modal Kerja: Paling Tumbuh
Tags: bank indonesiabi-fastblue print sistem pembayaranmahendra siregarojkperry warjiyoQRIS
Previous Post

PropVaganza 2025 Kini di AEON BSD City

Next Post

3 Tips Wujudkan Ibadah Haji yang Aman dan Tenteram untuk Keluarga ala Astra Life Syariah

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR