Jakarta, BusinessNews Indonesia—Founder and Chief Executive Officer Bukalapak.com, Achmad Zaky, mengatakan bahwa para pemain dan pelaku bisnis e-commerce di dalam negeri ini jangan gentar bersaing dengan para pelaku dari luar negeri. Utamanya para pelaku bisnis dari Tiongkok yang sangat agresif dalam bisnis ini.
“Kita lihat, Alibaba.com yang hampir menguasai pasar bisnis online ini di Asia-Pasifik,” terang Zaky dalam sebuah pameran e-commerce di Balai Kartini, Jakarta, yang berlangsung 10 Oktober sampai 11 Oktober 2017.
Zaky menegaskan, jika tidak ingin kalah dengan asing, “Kita juga harus meningkatkan kapabilitas, kapasitas, berkreatifitas, inovasi yang tiada henti, harus jeli, dan setajam pisau melihat peluang yang bisa dikemas.”
Lebih lanjut Zaky menegaskan, saat ini Bukalapak.com telah menjadi bisnis terdepan dalam bisnis model online ini. Dan Bukalapak.com mendapatkan peringkat nomor satu dalam bisnis online ini.
“Saat ini kami telah memiliki 2 juta merchants, dan kami telah merambah di 200 kota seluruh Indonesia. Saat ini telah berhasil mencapai omset penjualan sebesar Rp 13 triliun.”
Semangat Bukalapak.com ini akan terus hidup, hingga 50 tahun bahkan lebih. Dan yang perlu dicatat, akan menjadi bisnis online yang terus mengangkat produk-produk unggulan UMKM seluruh nusantara ini. “Itu agar produk unggulan UMKM ini bisa menjadi tuan rumah di negeri sendiri,” kata dia.
Saat ini, banyak produk unggulan UMKM ini belum terekspsos di bisnis online, maka Bukalapak.com akan mengangkat produk anak negeri ini bisa tampil di pasar global.
“Oleh sebab itu, kami sedang konsentrasi ke daerah-daerah. Tentunya sangat mudah para UMKM ini bisa masuk pasar luar dengan bisnis digital yang tanpa mengenal batas ini,” ujar Zaky.
