Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di PT Bursa Efek Indonesia hingga sesi penutupan perdagangan diperkirakan bergerak sideways hari ini.
Melalui website samuel.co.id, daily report Samuel Sekuritas Indonesia, Rabu (18/06/2025) ini, memperlihatkan judul IHSG Diperkirakan Bergerak Sideways Hari Ini
Saham AS ditutup melemah pada Selasa (17/6). Dow -0,70%, S&P 500 -0,84%, Nasdaq -0,91%. Pasar saham melemah pada Selasa karena harapan penyelesaian konflik Israel-Iran yang cepat memudar, menyusul meningkatnya retorika Presiden Trump dan tuntutan Iran untuk “menyerah tanpa syarat”.
Pasar komoditas sebagian besar ditutup menguat pada Selasa (17/6). Minyak WTI +6,25% ke USD 75,49/bbl, minyak Brent +4,40% ke USD 76,45/bbl, batu bara +0,34% ke USD 104,1/ton, CPO -0,66% ke MYR 4.066, dan emas -0,01% ke USD 3.407,3/oz.
Saham Asia ditutup menguat pada Selasa (17/6). Kospi +0,12%, Hang Seng -0,34%, Nikkei +0,60%, dan Shanghai -0,04%.
IHSG naik 0,54% ke level 7.155,9, dengan net buy asing sebesar Rp259,4 miliar; Rp196,8 miliar di pasar reguler, dan Rp62,6 miliar di pasar negosiasi. Arus masuk asing terbesar di pasar reguler dicatatkan oleh ANTM (Rp 406,8 miliar), disusul BBCA (Rp 61,4 miliar), dan TLKM (Rp 55,5 miliar). Arus keluar asing terbesar di pasar reguler dicatatkan oleh BBRI (Rp 96,3 miliar), disusul BRPT (Rp 75,1 miliar), dan BRMS (Rp 61,1 miliar). Saham-saham yang paling banyak mencatatkan aksi beli adalah AMMN, BBCA, TPIA, sedangkan saham-saham yang paling banyak mencatatkan aksi beli adalah BBRI, BMRI, AMRT.
Baik Kospi (0,24%) maupun Nikkei (0,06%) dibuka menguat pagi ini. “Kami perkirakan IHSG bergerak sideways hari ini, mengingat sentimen pasar global dan regional yang beragam,” demikian tertulis di website.
