Jakarta, TopBusiness—Pinhome kembali merilis data Pinhome Home Value Index (PHVI) dan Pinhome Home Rental Index (PHRI) Kuartal I 2025. Dua indeks ini secara konsisten dirilis setiap kuartal untuk memberikan wawasan pasar properti yang transparan dan berbasis data, guna mendukung keputusan masyarakat, industri, dan pemangku kebijakan.
Dayu Dara Permata, CEO and Founder Pinhome, menjelaskan sejumlah poin terbaru dari indeks tersebut. Di Jabodetabek, harga rumah cenderung stabil untuk rumah tipe 50–120 dan 121–200 dengan beberapa wilayah masih menunjukan pertumbuhan harga, sementara segmen rumah mewah tipe ≥201 masih menunjukkan tren kenaikan.
“Untuk harga sewa, harga juga cenderung stabil namun beberapa wilayah mengalami kenaikan harga yang signifikan,” kata dia dalam keterangan resmi, hari ini.
Contoh hal itu: Tanjung Priok (5%) dan Cakung (3%) mencatat pertumbuhan pada tipe 50–12. Cilincing dan Kemayoran mengalami penurunan harga rumah sebesar -6% dan -4%.
Kemudian, wilayah seperti Cilandak dan Kelapa Gading dengan harga lebih dari Rp6 miliar masih menunjukkan pertumbuhan. Kenaikan harga pada tipe ≥201 juga terjadi di Kota Bogor sebesar 4% dan Kab. Bogor sebesar 3%.
Lantas, Jakarta Timur mencatat kenaikan harga sewa signifikan untuk tipe rumah menengah atas, yakni 10% untuk tipe 55–120 dan 7% untuk tipe 121–200. Kota Bogor juga menunjukkan tren positif dengan kenaikan sewa 9% pada tipe 121–200.
Adapun harga sewa untuk tipe rumah mewah (tipe ≥201) secara umum stabil di wilayah Jabodetabek. Namun dua wilayah mencatat kenaikan signifikan, yaitu Kota Bekasi (+15%) dan Kota Bogor (+12%) secara kuartalan. Ia lantas menjelaskan temuan di luar Jabodetabek. Di Kota Surabaya dan Kabupaten Sidoarjo, harga rumah cenderung stabil.
Harga rumah untuk semua tipe di Kota Denpasar dan Kabupaten Badung tercatat naik 2% hingga 5% secara kuartalan untuk tipe 55-120 dan 121-200.
Kota Mataram dan Kabupaten Lombok Barat mengalami kenaikan signifikan pada harga rumah tipe ≥201 dengan pertumbuhan 10%.
Pertumbuhan signifikan harga rumah tipe ≥201 terjadi di Kota Pekanbaru sebesar 17%. Kota Semarang mencatat penurunan harga sewa di semua tipe rumah, setelah sempat naik di kuartal sebelumnya.
Di Kota Surabaya, Kota Malang, dan Kabupaten . Sidoarjo menunjukkan harga sewa yang stabil. Kenaikan harga sewa pada semua tipe terjadi di Kota Denpasar dengan pertumbuhan 5-8%.
