TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

IHSG Belum Respon Positif Trump Soal Gencatan Senjata, Saham Ini Jadi Pilihan

Busthomi
25 June 2025 | 08:20
rubrik: Capital Market
IHSG Berseberangan dengan Dow Jones

Ilustrasi rekomendasi saham hari ini. FOTO: Istimewa

Jakarta, TopBusiness – Laju IHSG kemarin ditutup naik 1.21%, disertai dengan net sell asing ~942 Miliar. Saham yang paling banyak dijual asing adalah BBRI, TLKM, PGEO, BBCA dan PGAS.

Untuk perdagangan hari ini, menurut Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman, CFP, laju IHSG tepat untuk teknikal rebound sesuai ekspektasi, tapi masih rentan untuk kembali koreksi sepanjang belum break kembali di atas 7000. Manfaatkan untuk take profit jika IHSG kembali melanjutkan kenaikan hari ini.

“Dengan kondisi itu, maka levek Support IHSG diproyeksi berada di rentang 6800-6840 atau level Resist IHSG diperkirakan di kisaran 6950-7000,” ujar Fanny dalam risetnya, Rabu (25/6/2025).

Global Overnight Review

Wall Street Naik, S&P 500 Dekati Rekor Tertinggi saat Ketegangan Timur Tengah Mereda. Indeks utama Wall Street ditutup menguat lebih dari 1% pada akhir perdagangan Selasa (24/6), disebabkan investor menyambut gencatan senjata antara Israel dan Iran.

Investor juga tengah mencermati testimoni Ketua The Fed Jerome Powell di depan kongres. Indeks Dow Jones Industrial Average naik 1,19%, S&P 500 naik 1,11% dan Nasdaq Composite menguat 1,43%.

Di antara kelompok saham megacap magnificent seven, saham Tesla berkinerja buruk, turun 2,4%. Saham maskapai penerbangan naik di tengah meredanya ketegangan Timur Tengah.

Indeks S&P 1500 Airlines naik 2,4%. Namun, saham pertahanan melemah. Saham Lockheed Martin turun 2,6% dan saham RTX Corp turun 2,7%.

Senin malam, Presiden AS Donald Trump mengumumkan perjanjian gencatan senjata, yang tampaknya dilanggar oleh Israel.

Namun, investor memandang retorika gencatan senjata sebagai tanda meredanya ketegangan.

Di sisi lain, harga minyak turun. Harga minyak WTI melemah 6% pada penutupan. Sedangkan harga minyak Brent anjlok 6,1%. Sehari sebelumnya, WTI sudah jatuh lebih dari 7%.

BACA JUGA:   IHSG Diperkirakan Naik Hari Ini

Bursa Asia Pasifik Menguat Usai Trump Klaim Israel-Iran Sepakat Gencatan Senjata. Pasar saham Asia-Pasifik menguat pada perdagangan Selasa (24/6) setelah Presiden AS Donald Trump, mengumumkan bahwa Iran dan Israel telah menyepakati gencatan senjata.

“Telah sepenuhnya disetujui oleh dan antara Israel dan Iran bahwa akan ada GENCATAN SENJATA yang Lengkap dan Total… selama 12 jam, di mana Perang akan dianggap BERAKHIR!” tulis Trump dalam unggahannya di platform Truth Social.

Namun demikian, hingga kini belum ada konfirmasi resmi dari pemerintah Iran maupun Israel mengenai kesepakatan gencatan senjata tersebut.

Merespons pernyataan Trump, indeks utama di kawasan Asia-Pasifik tercatat menguat. Indeks Nikkei 225 Jepang naik 1,14%, dan Topix menguat 0,73%.

Di Korea Selatan, indeks Kospi meningkat 2,96%, dan Kosdaq naik 2,06%. Sementara itu, indeks S&P/ASX 200 Australia naik 0,95%, Hang Seng Hong Kong meningkat 2,06%, Shanghai Composite menguat 1,15%, dan Taiex Taiwan naik 2,10%. (Source: Investor Daily, Kontan, Bloomberg)

Trading Idea hari ini: TLKM, ENRG, PGEO, BUKA, TOBA, dan CUAN

–TLKM Spec Buy dengan area beli di 2570-2590, cutloss di bawah 2550. Target dekat di 2640-2670.

–ENRG Spec Buy dengan area beli di 340-350, cutloss di bawah 336. Target dekat di 364-380.

–PGEO Buy on Weakness dengan area beli di 1240-1320, cutloss di bawah 1220. Target dekat di 1355-1400.

–BUKA Spec Buy dengan area beli di 128-129, cutloss di bawah 126. Target dekat di 132-135.

–TOBA Spec Buy dengan area beli di 770-790, cutloss di bawah 750. Target dekat di 815-830.

–CUAN Spec Buy dengan area beli di 11000-11700, cutloss di bawah 10925. Target dekat di 12200-12450.

Tags: ihsgisu geopolitikperang Timur Tengahproyeksi sahamsaham hari inisaham pilihan
Previous Post

4 Transaksi Afiliasi di Grup Summarecon

Next Post

Di Pembukaan Perdagangan, IHSG Diwarnai Aksi Beli Lanjutan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR