TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Pengembangan Masyarakat Bojonegoro agar Pelaku Usaha Naik Kelas

Albarsyah
1 July 2025 | 14:03
rubrik: Business Info
Berikut, Taktik CSR Perumnas Saat Covid-19

Ilustrasi program keberlanjutan. FOTO: Istimewa

Jakarta, TopBusiness – Wakil Menteri (Wamen) Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Yuliot Tanjung, mengunjungi anjungan Pusat Inkubasi Bisnis (PIB) Bojonegoro pada peresmian peningkatan produksi minyak Lapangan Banyu Urip Infill Clastic (BUIC) di gedung olahraga Lapangan Banyu Urip pada Kamis, (26/5/2025).

Wamen ESDM, dalam kunjungannya memberikan apresiasi atas berbagai program pengembangan dan pelibatan masyarakat yang telah dijalankan oleh EMCL. Menurut dia, program-program tersebut mencerminkan keberagaman inisiatif dan kepedulian terhadap pemberdayaan masyarakat di sekitar wilayah operasi.

Ia mendorong agar ke depan disusun strategi yang mampu menjadikan unit-unit usaha binaan lebih layak secara finansial dan memiliki skala ekonomi yang kuat serta berkelanjutan. “Dengan begitu, program ini dapat memberikan kontribusi nyata terhadap pengentasan kemiskinan. Dampaknya pun akan lebih berkelanjutan dan menjangkau masyarakat secara lebih luas,” ungkapnya.

Yuliot juga menekankan pentingnya pembinaan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Dia melihat, UMKM di Bojonegoro punya potensi untuk maju dan naik kelas. Namun, para pelaku UMKM perlu kolaborasi. Kata dia, banyak yang bisa dibangun bersama, termasuk kolaborasi yang didukung industri hulu migas.

Siswanto sebagai Penanggung-jawab Program Pusat Inkubasi Bisnis (PIB) Bojonegoro, menyambut dengan antusias arahan yang disampaikan oleh Wakil Menteri ESDM.

Dirinya menilai, arahan tersebut menjadi dorongan positif bagi para mitra perusahaan untuk terus berinovasi dan menyempurnakan pelaksanaan program pengembangan masyarakat agar semakin selaras dengan harapan serta kebutuhan warga. “Arahan dari Bapak Wakil Menteri menjadi energi baru bagi kami untuk menjalankan program dengan lebih matang, terukur, dan berdampak nyata bagi masyarakat,” ungkap Siswanto. 

Perwakilan EMCL yang hadir di anjungan, Husna Widia mengamini saran Wamen. Dia mengakui bahwa keberlanjutan dan dampak luas dari program hanya dapat dicapai melalui perencanaan yang matang dan kolaborasi yang kuat. Terlebih, dia menekankan pentingnya sinergi antara perusahaan, mitra pelaksana, dan masyarakat dalam memastikan program berjalan efektif dan berkelanjutan. “Serta memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan ekonomi di sekitar wilayah operasi Lapangan Banyu Urip,” ucapnya.

BACA JUGA:   Menjadikan HR sebagai Motor Strategi, Begini Cara Sari Murni Group Ubah SDM Jadi Mesin Bisnis

Anjungan Pusat Inkubasi Bisnis (PIB) Bojonegoro menampilkan beragam produk unggulan dari UMKM binaan, mulai dari makanan dan minuman ringan, batik, eco print, busana, hingga berbagai kerajinan rajut. Sepanjang pelaksanaan kegiatan, anjungan ini menarik perhatian banyak pihak, termasuk Forkopimda Kabupaten Bojonegoro dan Blora, pejabat Kementerian ESDM, tokoh agama, perwakilan lembaga swadaya masyarakat (LSM), kalangan akademisi, hingga insan media.

Tags: kementerian esdm
Previous Post

Inflasi Tahunan Tercatat 1,87% di Juni 2025

Next Post

Masuk ke Sektor Bioteknologi, PRDA Akuisisi 30% Saham Prostem

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR