TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Pengembang Properti Ini Intensif ke Masa Depan Hijau

Achmad Adhito
6 July 2025 | 08:16
rubrik: Business Info
Pengembang Properti Ini Intensif ke Masa Depan Hijau

Properti Milik Farpoint (Sumber: Istimewa)

Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, TopBusiness—Di tengah krisis iklim yang semakin nyata, upaya menjaga bumi harus dilakukan secara berkelanjutan dan melibatkan berbagai pihak. Sektor bisnis, khususnya properti dan konstruksi, menjadi salah satu penyumbang emisi karbon terbesar, sehingga penerapan praktik ramah lingkungan dan gaya hidup hijau—termasuk dalam memilih tempat tinggal dan ruang kerja—menjadi sangat penting.

Dorongan menuju keberlanjutan telah menjadi agenda global, khususnya sejak dirilisnya laporan “Net Zero Emissions by 2050: A Roadmap for the Global Energy Sector” oleh International Energy Agency (IEA) pada 2021. Laporan ini menetapkan strategi bagi seluruh sektor untuk berkontribusi pada tujuan Perjanjian Paris dalam membatasi kenaikan suhu global hingga 1,5°C. Saat ini, konsep ini menjadi tolak ukur penting bagi pemerintah, industri, lembaga keuangan, dan masyarakat sipil.

Dalam keterangan yang diterima hari ini oleh redaksi Majalah TopBusiness, dijelaskan bahwa di Indonesia, Farpoint Realty Indonesia —bagian dari Gunung Sewu Group—mengambil langkah nyata dalam mengintegrasikan praktik berkelanjutan ke seluruh proyek pengembangannya.
Sebagai developer lokal yang telah berdiri 20 tahun, Farpoint berkomitmen mewujudkan masa depan yang lebih hijau sebagai salah satu inti dari strategi bisnisnya.

Verde Two sebagai Pelopor

Salah satu pengembangan unggulan Farpoint adalah Verde Two, apartemen mewah di Jakarta Selatan. Pada Februari 2025, proyek ini menjadi apartemen pertama di Indonesia yang meraih sertifikasi EDGE Zero Carbon, sebuah standar bangunan hijau yang dikembangkan oleh International Finance Corporation (IFC), bagian dari World Bank Group. Sertifikasi ini menandai keberhasilan proyek dalam mencapai efisiensi energi hingga 50%, menjadikannya tolok ukur baru bagi hunian ramah lingkungan di perkotaan.

“Verde Two berhasil meraih sertifikasi EDGE Zero Carbon dengan peringkat tertinggi, yang menunjukkan komitmen kami terhadap pengembangan berkelanjutan dan pelestarian lingkungan,” ujar Heru Sucahyo, Direktur Investasi Farpoint Realty.

BACA JUGA:   Dorong Tercapainya Green Mobility, Sinar Mas Land Hadirkan Kendaraan Listrik Otonom di Kawasan BSD

CEO Farpoint Tatang Widjaja menambahkan, bahwa pencapaian ini bukan hanya prestasi teknis tetapi juga bentuk nyata dari penerapan konsep green di seluruh lini bisnis Farpoint.

Selama pandemi Covid-19, Verde Two juga menjaga standar kebersihan dan kesehatan yang ketat, hingga meraih SafeGuard Hygiene Excellence and Safety Label dari Bureau Veritas, perusahaan global dengan pengalaman 192 tahun di bidang pengujian dan sertifikasi.

Pun, selama 20 tahun terakhir, Farpoint telah membangun portofolio beragam yang mencakup hunian, komersial, ritel, dan pengelolaan aset. Salah satu bangunan perkantoran ikonik di kawasan Sudirman Central Business District Jakarta, Sequis Tower, dikenal tidak hanya karena arsitekturnya yang modern, tetapi juga karena kredensial keberlanjutannya, dengan perolehan sertifikasi LEED (Leadership in Energy & Environmental Design) Platinum dari U.S. Green Building Council.

Banyak perusahaan multinasional membutuhkan ruang kantor yang memenuhi standar bangunan hijau—seperti LEED atau sertifikasi Internasional setara lainnya—sebagai syarat utama dalam memilih gedung. Sertifikasi ini menjadi indikator penting dari komitmen perusahaan terhadap keberlanjutan, kesejahteraan karyawan, dan tata kelola yang bertanggung jawab.

“Di era di mana keberlanjutan menjadi standar utama, komitmen Farpoint pada bangunan hijau bersertifikasi menjadikannya mitra terpercaya bagi organisasi yang mengutamakan nilai jangka panjang dan ketahanan bisnis,” kata Tatang.

Komitmen Farpoint terhadap pengembangan hijau juga menjangkau segmen menengah. Proyek hunian Samanea Hill di Parung Panjang, Bogor, dikembangkan dengan konsep sustainable community living secara menyeluruh, dan berhasil meraih sertifikasi EDGE untuk efisiensi penggunaan energi, air, dan material bangunan.

Masterplan kawasan ini dirancang oleh arsitek ternama di Indonesia Andra Matin, dengan pendekatan arsitektur modern dan clean yang menciptakan hunian sehat dan komunitas inklusif berkelanjutan. Kawasan ini memiliki ruang hijau seluas 45.000 m², jalur pedestrian yang nyaman, dan akses yang dinaungi pohon trembesi—yang mampu menurunkan suhu mikro hingga 4°C, menyerap 28,5 ton karbon per tahun, serta menghasilkan oksigen dalam jumlah signifikan.

BACA JUGA:   Medco Power Dukung Akselerasi Penggunaan Kendaraan Listrik

Samanea Hill juga meraih penghargaan Best Affordable Housing Development dan Best Compact Housing Architectural Design dengan penghematan energi melalui desain hemat listrik, rasio jendela ke dinding yang efisien, sistem pendingin hemat energi, dan lampu LED di area dalam maupun luar.

“Melalui Samanea Hill, kami ingin menunjukkan komitmen kami dalam mendefinisikan ulang perumahan terjangkau melalui masterplan yang matang, ramah pejalan kaki, dan memberikan akses luas ke transportasi publik. Pendekatan kami tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tapi juga menciptakan komunitas inklusif dan berkelanjutan,” ujar Heru.

Menginspirasi Perubahan

Farpoint secara konsisten menunjukkan bahwa praktik pengembangan berkelanjutan bisa berjalan seiring dengan inovasi dan nilai tambah. Perusahaan ini juga aktif bekerjasama dengan berbagai institusi seperti Council on Tall Buildings and Urban Habitat (CTBUH) dan Jakarta Property Institute (JPI) untuk berbagi pengetahuan dan mempromosikan Jakarta sebagai kota global dengan gedung-gedung tinggi berstandar internasional.

Seiring meningkatnya kesadaran akan pentingnya hunian dan ruang kerja yang ramah lingkungan, Farpoint hadir sebagai pelopor—membuktikan bahwa pengembangan berkelanjutan bukan sekadar tren, melainkan visi jangka panjang. “Lewat berbagai proyeknya, Farpoint tidak hanya mengubah lanskap properti di Indonesia, tetapi juga mengajak pelaku industri lain untuk bersama-sama membangun masa depan yang lebih hijau,” kata Tatang.

Tags: Farpoint Realty Indonesiagreen propertygunung sewu group
Previous Post

Amar Bank Bawa Perspektif Baru bagi Pendekatan Dukungan Sektor Kreatif

Next Post

Progres Tol Lingkar Pekanbaru 57%, Hutama Karya Perkuat Infrastruktur Riau

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR