TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

PGN dan Mubadala Energy Jajaki Pemanfaatan Gas Blok Andaman

Albarsyah
7 July 2025 | 11:49
rubrik: BUMN
Komite BPH Migas Tinjau Kesiapan PGN Area Jawa Tengah-Jawa Timur Hadapi Ramadhan – Idul Fitri  2022

FOTO: Istimewa

Jakarta, TopBusiness – PT Perusahaan Gas Negara Tbk. (PGAS) atau PGN bersama Mubadala Energy South Andaman RSC Ltd. menjajaki peluang kerja sama pemanfaatan gas bumi dan pengembangan infrastruktur pipa gas maupun LNG dari Wilayah Kerja (WK) South Andaman.

Rencana tersebut ditindaklanjuti melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara PGN dan Mubadala Energy pada Rabu (2/7/2025).

Direktur Komersial PGN Ratih Esti Prihartini mengatakan kerja sama ini merupakan bagian dari upaya pemanfaatan potensi gas bumi dari Blok Andaman untuk mendukung ketahanan energi nasional. “PGN dan Mubadala Energy melihat adanya potensi kolaborasi dalam rangka eksplorasi dan pengembangan di WK South Andaman. Pasokan gas dari Andaman nantinya dapat memperkuat ketahanan energi domestik seiring meningkatnya kebutuhan gas bumi dalam negeri,” ujar Ratih dalam keterangan resmi, Rabu (2/7/2025).

Sebagai informasi, PGN dan Mubadala Energy sebelumnya juga telah meneken MoU pada 22 Oktober 2024 untuk melakukan kajian bersama terkait infrastruktur Kilang Arun dan terminal regasifikasi, yang ditujukan untuk mendukung kegiatan hulu migas.

Dalam kerja sama ini, PGN melibatkan anak usaha dan cucu usaha seperti PT Pertamina Gas (Pertagas) dan Perta Arun Gas untuk mengkaji kesiapan infrastruktur pendukung, yang berpotensi dikembangkan guna mendistribusikan gas bumi dari Andaman ke pelanggan potensial.

“PGN Group akan mengedepankan transparansi data serta tetap memperhatikan prinsip tata kelola perusahaan yang baik (GCG) dalam kegiatan di WK South Andaman,” tegas Ratih.

Dia menambahkan, dengan proyeksi produksi yang cukup besar dari Andaman, pasokan gas diharapkan dapat memenuhi kebutuhan sektor industri di berbagai wilayah, mulai dari Sumatra hingga Jawa, khususnya setelah pembangunan pipa Duri–Dumai–Medan rampung.

Selain itu, pasokan gas dari Andaman juga dapat dikembangkan dalam bentuk LNG untuk memenuhi kebutuhan energi di seluruh wilayah operasional PGN.

BACA JUGA:   Indonesia jadi Ketua Bersama Aliansi Mangrove Dunia

Sementara itu, President Director Mubadala Energy South Andaman RSC Ltd., Abdulla Bu Ali menilai, kerja sama ini merupakan langkah strategis untuk mengoptimalkan pemanfaatan potensi gas dari WK South Andaman. “Agenda kali ini adalah bagian penting dari upaya pengembangan gas South Andaman, baik dari sisi komersial maupun infrastruktur. Sinergi yang tepat akan memastikan manfaatnya bisa dirasakan optimal oleh seluruh pemangku kepentingan,” tutup Abdulla.  

Tags: pgn
Previous Post

PTPN I Ekspor Teh Premium ke Taiwan, Tandai Kebangkitan Teh RI

Next Post

Lifting Kondensat Aceh: 72 Ribu Barrel Dikirim, Target Terlampaui Rekor Baru Lifting

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR