Jakarta, TopBusiness—Kebijakan hilirisasi tidak hanya difokuskan pada beberapa komoditas saja, tetapi juga dilakukan pada seluruh komoditas yang dapat menciptakan nilai tambah tinggi.
“Hal itu pada gilirannya akan menciptakan lapangan pekerjaan,” kata Menteri Perindustrian RI (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita, di Jakarta hari ini.
Kementerian Perindustrian RI (Kemenperin) berkomitmen untuk terus menjalankan kebijakan hilirisasi industri karena berperan penting dalam mencapai target pertumbuhan ekonomi sebesar 7-8 persen.
“Aktivitas hilirisasi industri selama ini telah memberikan dampak yang luas bagi perekonomian nasional, antara lain peningkatan investasi,” kata menteri tersebut dalam keterangan resmi untuk wartawan.
Adapun realisasi investasi di bidang hilirisasi mencapai Rp136,6 triliun pada kuartal I tahun 2025. Angka tersebut menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, dengan kenaikan sebesar 79,82 persen.
“Capaian itu juga berkontribusi hingga 29,3 persen dari total investasi nasional,” kata Menperin Agus.
