Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di PT Bursa Efek Indonesia hingga sesi penutupan perdagangan diperkirakan masih akan bergerak sideways hari ini.
Melalui website samuel.co.id, daily report Samuel Sekuritas Indonesia, Jumat (11/07/2025) akhir pekan ini, memperlihatkan judul IHSG Diperkirakan Bergerak Sideways Hari Ini.
Pasar saham AS ditutup menguat pada Kamis (10/7). Dow +0,43%, S&P 500 +0,27%, Nasdaq +0,09%. Delta Air Lines memulai musim laporan keuangan dengan prospek positif untuk sisa tahun 2025, yang mendorong reli saham maskapai penerbangan.
Pasar komoditas ditutup bervariasi pada Kamis (10/7). Minyak WTI melemah 1,96% menjadi USD 66,9/barel, minyak Brent melemah 2,2% menjadi USD 68,6/barel, batu bara melemah 0,53% menjadi USD 113,5/ton, CPO melemah 0,26% menjadi MYR 4.146, dan emas melemah 0,31% menjadi USD 3.324,1/oz.
Pasar saham Asia sebagian besar ditutup menguat pada Kamis (10/7). Kospi melemah 1,58%, Hang Seng melemah 0,57%, Nikkei melemah 0,44%, dan Shanghai melemah 0,48%.
IHSG menguat 0,88% menjadi 7.005,4, dengan penjualan bersih asing sebesar Rp393,7 miliar; Rp351,1 miliar di pasar reguler, dan Rp42,6 miliar di pasar negosiasi. Arus keluar asing terbesar di pasar reguler dicatat oleh BBCA (Rp174,3 miliar), BMRI (Rp120 miliar), dan CUAN (Rp65 miliar). Arus masuk asing terbesar di pasar reguler dicatat oleh BBRI (Rp89,5 miliar), diikuti oleh PTRO (Rp45,7 miliar), dan UNTR (Rp43,6 miliar). Saham-saham dengan pergerakan tertinggi adalah BBRI, BMRI, dan BBCA, sementara saham-saham dengan pergerakan terendah adalah AMMN, BYAN, dan DSSA.
Kospi dibuka menguat (0,12%) pagi ini, sementara Nikkei melemah 0,12%. “Kami memperkirakan IHSG akan bergerak sideways hari ini di tengah sentimen yang beragam dari pasar global dan regional,” demikian tertulis di website.
