Jakarta, BusinessNews Indonesia—Untuk periode Januari-September 2017, pendapatan bersih PT Tunas Ridean, Tbk., tercatat naik bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya (year on year).
Direktur Utama Tunas Ridean Rico Setiawan, mengatakan bahwa di Januari-September 2017, pendapatan bersih pihaknya di Rp 9,8 triliun.
“Itu berarti naik 5% kalau dibandingkan year on year,” kata dia dalam keterbukaan informasi yang dikeluarkan hari ini oleh otoritas Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta.
Adapun laba yang diatribusikan ke pemegang saham, di Rp 332 miliar di Januari-September 2017. Dengan demikian, turun ketimbang periode yang sama tahun 2016, yang di Rp 423 miliar. “Penurunan tersebut di 22%,” kata dia.
Untuk laba bersih per saham, ada di Rp 59 di Januari-September 2017. Berarti, turun 22% daripada di tahun 2016 yang di Rp 76.
Rico menjelaskan, “Laba grup turun sebesar 22%, diakibatkan berkurangnya kontribusi dari bisnis penjualan mobil dan Mandiri Tunas Finance. Akan tetapi, itu diimbangi oleh kontribusi dari bisnis rental dan sepeda motor.”
Rico pun menjelaskan bahwa, di tiga bulan tersisa tahun 2017, kondisi bisnis diperkirakan tetap menantang.
