Jakarta, TopBusiness – Kota Bogor resmi masuk dalam daftar 33 daerah prioritas dalam proyek nasional Pengelolaan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL). Hal ini terungkap dalam rapat terbatas (ratas) yang dipimpin Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, Kamis 17 Juli 2025 di Jakarta.
Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim yang hadir menyatakan Pemkot siap berkolaborasi dengan Pemkab Bogor untuk memanfaatkan lahan di Galuga sebagai lokasi fasilitas PSEL dan mereka termasuk dalam 33 daerah prioritas sesuai revisi Perpres 35 Tahun 2018.
“Kami siap memanfaatkan potensi Galuga sebagai solusi pengelolaan sampah yang lebih ramah lingkungan,” ujar Dedie Rachim.
Dalam Rakornas Pengelolaan Sampah 2025 sebelumnya, Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq menegaskan komitmen pemerintah pusat menuntaskan persoalan sampah hingga 100 persen pada tahun 2029. Hal ini sesuai target RPJMN dan respon atas pengelolaan sampah yang belum maksimal hingga saat ini.
Langkah akseleratif ini juga merupakan respons atas instruksi langsung Presiden Prabowo Subianto agar pemerintah daerah menjadi garda terdepan dalam menyelesaikan masalah sampah secara menyeluruh dan berkelanjutan.
