TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Digitalisasi Manufaktur RI Hasilkan USD34 Miliar Tahun Ini

Achmad Adhito
22 July 2025 | 08:23
rubrik: Business Info
Ini 5 Tren Digital Pendorong Transformasi Bisnis

Sumber Ilustrasi: Freepik

Jakarta, TopBusiness—Merujuk hasil penelitian yang dirilis McKinsey and Company, digitalisasi bisa mendongkrak pendapatan sebesar USD120 miliar atas hasil ekonomi Indonesia pada tahun 2025. Sekitar seperempat dari angka tersebut, atau senilai USD 34 miliar, akan dihasilkan oleh sektor industri manufaktur.

Sebagai konsekuensi, sekitar 20 persen tenaga kerja di Indonesia perlu dilatih ulang atau reskilling.

“Perusahaan-perusahaan di Indonesia perlu menyiapkan tenaga kerjanya untuk membantu perusahaan memulai perjalanan industri 4.0 mereka,” kata Kepala Badan Standardisasi dan Kebijakan Jasa Industri (BSKJI) Kementerian Perindustrian RI (Kemenperin), Andi Rizaldi, dalam keterangannya di Jakarta (21/7/2025).

National Lighthouse Industri 4.0 adalah program nasional yang bertujuan menjadikan perusahaan-perusahaan unggulan sebagai contoh nyata penerapan teknologi manufaktur digital. Perusahaan yang meraih predikat ini diharapkan dapat menjadi showcase praktik terbaik transformasi digital, yang mampu menginspirasi dan menstimulasi kemajuan industri nasional secara lebih luas.

Kepala BSKJI menjelaskan, National Lighthouse Industri 4.0 di Indonesia memiliki dampak positif signifikan bagi sektor industri manufaktur, yaitu peningkatan produktivitas manufaktur hingga 5-22 persen, penurunan biaya produksi sebesar 3-78 persen. Dan ada peningkatan efisiensi energi sebesar 4-40 persen. 

“Perusahaan yang menjadi National Lighthouse Industri 4.0 menunjukkan peningkatan inovasi, yang tercermin dalam kenaikan peringkat Global Innovation Index (GII) Indonesia. Saat ini, Indonesia meraih peringkat ke-54 dari 133 negara dalam GII 2024,” tuturnya.

Andi menegaskan, pengembangan kompetensi SDM menjadi kunci dalam percepatan transformasi digital di sektor industri manufaktur.

“Teknologi tanpa kesiapan manusia hanya akan menjadi aset yang tidak termanfaatkan,” kata dia.

BACA JUGA:   KKKS Texcal Mahato Tajak Sumur Pengembangan
Tags: digitalisasi manufakturkemenperinNational Lighthouse Industri 4.0
Previous Post

Implementasi PU608, Kementerian PU dan TNI Perkuat Sinergi Bangun Infrastruktur Strategis di Wilayah 3T

Next Post

IHSG Berpotensi Menguat Terbatas

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR