Jakarta, TopBusiness – PT Krakatau Steel (Persero) Tbk, melalui anak usahanya PT Krakatau Baja Industri (PT KBI), kembali menunjukkan kemampuannya dalam menguasai pasar internasional.
Sebanyak 10 ribu ton baja lapis hasil produksi kolaborasi industri baja Indonesia resmi diekspor ke Amerika Serikat melalui Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta.
Produk baja lapis ini diproduksi di PT Tata Metal Lestari dengan menggunakan bahan baku baja Cold Rolled Coil (CRC) dari PT KBI.
Direktur Utama Krakatau Steel, Akbar Djohan, menegaskan bahwa ekspor 10 ribu ton baja lapis ini merupakan langkah penting dalam upaya memperluas pangsa pasar Krakatau Steel di luar negeri.
“Produk utama Krakatau Steel, baik Hot Rolled Coil maupun Cold Rolled Coil, semakin dikenal luas dan diterima di pasar internasional, yang menandakan kualitas produk kami semakin diakui di dunia,” ujar Akbar yang dikutip Rabu (23/7/2025).
Ekspor ini juga diharapkan dapat memberi inspirasi bagi pelaku industri lainnya untuk mendukung kebangkitan industri baja Indonesia.
Langkah ini juga merupakan kelanjutan dari ekspor sebelumnya yang dilakukan pada 25 Februari 2025, di mana PT Tata Metal Lestari berhasil mengekspor 5.000 ton produk baja lapis ke Amerika Serikat.
Akbar menambahkan bahwa pencapaian ini menunjukkan bahwa kapasitas dan kualitas baja Indonesia semakin diakui di pasar global.
“Kami berharap acara ini bukan hanya simbol keberhasilan, tetapi juga pemicu semangat bagi pelaku industri lainnya untuk mendorong kebangkitan industri baja Indonesia,” ucapnya.
