TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

JSMR dan CNMA Masuk Radar Buy Hari Ini

Nurdian Akhmad
2 September 2026 | 10:08
rubrik: Business Info, Capital Market
IHSG Berseberangan dengan Dow Jones

Ilustrasi rekomendasi saham hari ini. FOTO: Istimewa

Jakarta, TopBusiness – Mandiri Sekuritas mempertahankan rekomendasi Buy untuk saham PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) dengan target harga Rp 5.800 per saham. Rekomendasi tersebut diberikan setelah manajemen Jasa Marga menyampaikan kinerja semester I 2026 dalam pertemuan dengan analis.

Dalam riset Investor Digest edisi 2 September 2026, Mandiri Sekuritas mencatat saham JSMR berada pada level Rp2.970. Dengan demikian, target harga yang dipatok analis menunjukkan ruang kenaikan dibandingkan harga tersebut.

Manajemen Jasa Marga menyampaikan seluruh penyesuaian tarif jalan tol yang telah direncanakan kini diperkirakan akan diterapkan pada kuartal IV 2026.

Selain itu, Jasa Marga saat ini melakukan due diligence dan negosiasi untuk mengakuisisi sejumlah aset jalan tol yang dimiliki badan usaha milik negara (BUMN) konstruksi. ““Kami mempertahankan rekomendasi Buy.”” tulis Mandiri Sekuritas dalam riset tersebut.

Selain JSMR, Mandiri Sekuritas juga memberikan rekomendasi Buy untuk PT Nusantara Sejahtera Raya Tbk (CNMA) dengan target harga Rp150 per saham. Harga saham CNMA dalam riset tersebut tercatat Rp93.

Rekomendasi tersebut salah satunya didukung perkembangan jumlah penonton bioskop. Mandiri Sekuritas mencatat Cinepoint national admissions mencapai 10,1 juta pada Agustus 2026, turun dari 10,9 juta pada Juli 2026, tetapi meningkat dibandingkan 9,5 juta pada Agustus 2025.

Jumlah penonton tersebut terutama didorong film internasional seperti Spider-Man: Brand New Day dan Insidious: Out of the Further, sementara jumlah penonton film lokal masih relatif terbatas.

Mandiri Sekuritas mencatat film internasional menyumbang 69,7% dari jumlah penonton pada Juli-Agustus 2026, jauh di atas rata-rata 12 bulan sebesar 33%. Kondisi tersebut diperkirakan mendorong kenaikan average ticket price (ATP) serta belanja makanan dan minuman (food and beverage/F&B) per penonton pada kuartal III 2026.

BACA JUGA:   Segini Pendapatan dan Laba Bersih CNMA di Kuartal I-2024

Secara keseluruhan, Mandiri Sekuritas mencatat indeks harga saham gabungan (IHSG) berada di level 6.599,94 pada 1 September 2026, naik 1,1%. Dalam daftar saham yang dicakup, sejumlah emiten juga memperoleh rekomendasi Buy, antara lain BBCA dengan target Rp7.300, BBRI Rp4.100, BBTN Rp1.600, BRIS Rp2.800, INDF Rp9.900, TLKM Rp3.500, serta ASII Rp7.000.

Mandiri Sekuritas menjelaskan bahwa rating Buy menunjukkan ekspektasi total imbal hasil, yang mencakup kenaikan harga dan dividen, sebesar 15% atau lebih dalam periode 12 bulan.

Tags: CNMAJSMRmandiri sekuritas
Previous Post

OCBC Pertemukan 40 Perusahaan China dan 25 Perusahaan RI

Next Post

ADPPI Minta Pengembangan Geothermal Libatkan Masyarakat Sejak Awal

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR