Jakarta, TopBusiness – PT Perintis Triniti Properti Tbk (kode emiten: TRIN) menilai positif terhadap penerapan tata kelola, manajemen risiko dan kepatuhan alias GRC dan sustainable business, yang diwujudkan melalui implementasi prinsip environmental, social, and governance (ESG) dalam setiap aspek operasional.
“GRC dan sustainable business bukan sekadar kewajiban regulasi, melainkan merupakan alat strategis untuk menjaga keberlanjutan usaha jangka panjang, memperkuat tata kelola perusahaan, serta meningkatkan daya saing di industri properti,” kata Sekretaris Perusahaan TRIN, Riska Afriani kepada Dewan Juri TOP GRC Awards 2025, yang berlangsung secara online di Jakarta, hari ini.
Dikatakan, manajemen berkomitmen untuk terus mengembangkan produk properti yang ramah lingkungan, serta mendukung visi dan program pemerintah dalam mencapai net zero emission, sebagai bagian dari kontribusi nyata perseroan dalam menciptakan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat.
Kebijakan Utama yang Menopang Hubungan GRC dan Sustainability:
• Seluruh proyek dijalankan berdasarkan prinsip kehatian-hatian, pengelolaan risiko proyek yang ketat, serta pengawasan berlapis melalui struktur GCG (komisaris, komite audit, audit internal).
• Perusahaan terus berinovasi dan menjaga efisiensi modal, namun tanpa mengabaikan aspek tata kelola, regulasi, dan etika bisnis.
• GRC juga menjadi dasar untuk memperluas proyek ke wilayah potensial baru secara terukur dan terkendali, memastikan bisnis tetap tumbuh berkelanjutan.
TRIN sebagai perusahaan properti papan atas karena masuk pada peringkat 10 besar di Indonesia. Hal ini tercipta karena dilandasi oleh corporate value. Pertama, maintenance Triniti Land menjamin aset yang berkualitas yang mampu bertahan hingga 3 generasi, melalui pondasi yang kuat sebagai kunci dari setiap proyeknya.
Lalu, Innovative Inovasi menjadi dasar bagi Triniti Land, melalui filosofi yang luar biasa bagi setiap pengembangannya dan menuntun proyek tersebut untuk menjadi landmark yang ikonik di mata semua orang.
Ketiga, Environment Triniti Land mengedepankan nilai-nilai ramah lingkungan dan berkomitmen menjadi pengembang yang eco- friendly dengan menghadirkan konsep hunian yang berkelanjutan serta efisien dalam penggunaan energi.
Terakhir, Partnership untuk menjadi salah satu dari 10 pengembang terbaik dan terpercaya di Indonesia dengan menginisiasi suatu standar terdepan di industri properti, inovasi, ketepatan waktu, dan nilai investasi yang tinggi baik bagi pemegang saham maupun konsumen.
Riska mencontohkan soal proyek yang dibangun untuk kenyamanan penggunanya. “Collins Boulevard dirancang tidak hanya sebagai kawasan hunian dan komersial, tetapi juga sebagai bagian dari solusi urban modern yang mendukung efisiensi energi, penggunaan ruang yang optimal, dan konektivitas antar fungsi,” katanya.
Proyek-proyek Triniti Land seperti Collins Boulevard dan Sequoia Hills menggunakan teknologi terkini untuk meningkatkan efisiensi, kenyamanan, dan kualitas hidup di Kawasan yang dikembangkan termasuk dalam pengelolaan infrastruktur.
Dengan mengusung konsep “A Breathing City,” Sequoia Hills dikembangkan sebagai kawasan hunian modern yang ramah lingkungan, hijau, dan berkelanjutan, serta dilengkapi dengan fasilitas berskala kota untuk mendukung kualitas hidup penghuninya.
Menurut Riska, pengelolaan properti dilakukan dengan mengedepankan prinsip-prinsip pembangunan berwawasan lingkungan, yang mencakup perencanaan ruang terbuka hijau, efisiensi energi, dan pengelolaan lingkungan yang bertanggung jawab.
