Jakarta, TopBusiness – PT Indofood Sukses Makmur Tbk (IDX: INDF) atau Indofood atau Perseroan baru saja mengumumkan kinerja keuangan untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2025.
Tercatat, selama Semester I-2025 itu, perseroan membukukan kenaikan penjualan neto konsolidasi sebesar 4% menjadi Rp59,84 triliun dibandingkan Rp57,30 triliun di periode yang sama tahun lalu.
Kemudian, laba usaha mengalami sedikit penurunan sebesar 1% menjadi Rp11,69 triliun dari Rp11,75 triliun, dengan marjin laba usaha masih tetap sehat sekitar 19,5%.
Adapun untuk laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk melonjak 51% menjadi Rp5,84 triliun dari Rp3,85 triliun pada semester pertama tahun lalu.
“Hal ini, terutama karena lebih rendahnya rugi selisih kurs yang belum terealisasi yang timbul dari kegiataan pendanaan,” ungkap Anthoni Salim, Direktur Utama dan Chief Executive Officer Indofood, dalam keterangannya, dikutip Senin (4/8/2025).
Sementara untuk core profit, yang mencerminkan kinerja operasional Perseroan, naik 2% menjadi Rp5,78 triliun dari Rp5,67 triliun pada semester pertama tahun lalu.
Disebutkan Anthoni, pada semester pertama tahun 2025 ini, Indofood menunjukkan kinerja operasional yang konsisten di tengah kondisi global yang penuh perubahan serta tingkat kepercayaan konsumen yang melemah.
“Kami akan tetap fokus dalam menghasilkan pertumbuhan secara organik, serta menjaga keseimbangan pangsa pasar dengan profitabilitas dan neraca yang sehat,” pungkas Anthoni.
