TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Menperin: Batik Harus Tampil Modern

Achmad Adhito
4 August 2025 | 08:17
rubrik: Business Info
Maklon Sepatu di Buatan Tangan Studio, Brand Kamu, Kami yang Buat Produknya

Sepatu Batik (Foto: Istimewa)

Jakarta, TopBusiness—Batik tidak boleh dipandang sebagai sesuatu yang kuno atau terbatas penggunaannya untuk acara formal semata. “Batik memiliki potensi besar untuk tampil modern dan digemari lintas generasi apabila dikembangkan dengan pendekatan desain dan gaya hidup yang kekinian,” kata Menteri Perindustrian RI (Menperin), Agus Kartasasmita, di Jakarta (3/8/2025).

“Batik tidak boleh hanya dianggap sebagai barang jadul, atau hanya digunakan oleh orang tua. Kalau didesain dengan baik dalam bentuk pakaian, aksesori, atau sepatu, batik bisa jadi sesuatu yang keren, cool, dan menarik,” tegasnya. Ia mengatakan itu dalam Fun Run and Walk yang menjadi puncak rangkaian GBN feat. Industrial Festival 2025.

Adapun kegiatan Fun Run and Walk, lanjut Menperin, merupakan sebuah momentum yang mencerminkan pendekatan baru dalam memperkenalkan batik kepada generasi penerus bangsa dengan cara yang menyenangkan.

“Batik itu tidak boleh kaku. Kalau persepsinya tua atau jadul, ya jadi tidak fun. Maka, kita buat fun run, supaya batik bisa lintas generasi. Inilah yang harus kita terus sosialisasikan kepada generasi-generasi penerus,” kata dia.

Dengan kekayaan yang dimiliki Indonesia, Menperin menegaskan, masyarakat khususnya anak muda harus agresif serta percaya diri dalam menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia memiliki batik.

Namun, kecintaan terhadap batik tidak cukup hanya diwujudkan dalam bentuk simbolik, tetapi harus disertai dengan tindakan nyata yang berkontribusi terhadap keberlangsungan industri.

“Jadi kalau cinta sama bangga saja tidak cukup. Harus belanja, harus beli, sekecil apapun itu. Karena kalau kita belanja batik, artinya kita ikut berkontribusi terhadap penguatan ekosistem dari industri batik itu sendiri. Jadi kita harus berupaya untuk beli, belajar, dan menggunakan batik dalam keseharian kita,” tutur Menperin.

BACA JUGA:   RI Masuk 10 Besar Kontributor Manufaktur Global
Tags: agus kartasasmitabatik modernGBN feat. Industrial Festival 2025
Previous Post

Tertekan Pasar Domestik, Laba SIG Hanya Sebesar Rp40 Miliar

Next Post

Luncurkan “Program Merdeka”, BTN Tawarkan KPR dari Bunga Mulai 2,65% hingga Permudah Take Over KPR

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR